Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri contoh-soal-uji-kompetensi-keperawatan-resusitasi-cairan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri contoh-soal-uji-kompetensi-keperawatan-resusitasi-cairan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Perihal Resusitasi Cairan Beserta Kunci Jawabannya

Contoh Soal Resusitasi Cairan - , Halo teman perawat bagaimana kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja dan sanggup melaksanakan kiprah dengan baik ya. Sudah usang fahrinheit tidak menyebarkan artikel terbaru dikarenakan ada kesibukan di dunia nyata. Semoga saja kesibukan kita semua menjadi ladang pahala bagi kita semua hehe. Nah pada kesempatan kali ini fahrinheit akan menyebarkan contoh-contoh soal uji kompetensi kembali yakni mengenai resusitasi cairan. Resusitasi cairan biasanya selalu muncul dalam bahasan keperawatan gawat darurat.

Halo teman perawat bagaimana kabar kalian Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan perihal Resusitasi Cairan Beserta Kunci Jawabannya
Resusitasi cairan merupakan hal yang sangat lumrah dan wajib dipelajari bagi perawat alasannya dalam setiap pekerjaannya niscaya tidak lepas dengan yang namanya duduk kasus cairan. Soal-soal mengenai cairan pun selalu dimunculkan dalam setiap uji kompetensi alasannya menjadi dasar evaluasi apakah perawat sudah kompeten atau belum dalam situasi gawat darurat maupun tidak. Untuk soal-soal perihal resusitasi cairan ini sendiri fahrinheit sediakan sebanyak 12 soal. Selain soal-soal tentunya kami juga menyediakan kunci tanggapan di bawahnya untuk mencocokkan tanggapan kalian apakah sudah sesuai atau belum nantinya.

Bagaimana apakah anda sudah tidak sabar untuk menjawab soal-soalnya? Namun sama menyerupai sebelumnya semoga anda lebih memahami dalam menjawab soal nantinya ada baiknya anda membaca petunjuk menjawab soal terlebih dahulu di bawah ini:
Petunjuk Menjawab Soal
  1. Siapkan alat tulis dan kertas selembar untuk menulis jawaban
  2. Siapkan dan pasang timer dalam waktu 12 menit
  3. Simulasikan menyerupai anda sedang menjawab soal-soal uji kompetensi bahwasanya dan jawab 1 soal dalam 1 menit
  4. Jawaban terdiri dari huruf A, B, C, D dan E
  5. Pray First !

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan perihal Keracunan

Nah itulah tadi petunjuk menjawab soalnya. Jika anda sudah siap kini mari pasang timer atau alarm anda selama 12 menit dan mulailah menjawab soal-soal di bawah ini, Good Luck!

1) Seorang pasien masuk ke ruang UGD dalam keadaan apatis berusia 30 tahun, nadi lemah dan cepat, oliguria, vena kolaps, dan turgor kulit kembali dalam >2 detik. Dari data-data tersebut maka diketahui bahwa pasien kekurangan cairan pada kriteria...
a. Normal
b. Ringan
c. Sedang
d. Berat
e. Berat sekali

2) Untuk melihat stabilitas hemodinamik pasien, maka perawat melaksanakan tindakan...
a. Pemeriksaan turgor kulit
b. Tilt test
c. Pemberian infus RL/NaCl
d. Pemeriksaan EKG
e. Pemeriksaan MRI

3) Berikut ini langkah-langkah dalam melaksanakan tindakan tilt test:
1. Ukur tensi pasien dalam keadaan terlentang
2. Bila tensi tidak turun lebih dari 10 mmHg, berarti volume telah normal
3. Posisi diubah Anti trendelenburg 30o . sehabis 5 menit lakukan pengukuran tensi ulang.
4. Bila tensi turun berarti masih terdapat defisit yang harus dikoreksi.
Dari langkah-langkah di atas, urutan yang benar adalah...
a. 1, 2, 3 dan 4
b. 1, 3, 4 dan 2
c. 1, 3, 2 dan 4
d. 4, 3, 2 dan 1
e. 1, 3, 2 dan 4

4) Berikut ini yang merupakan indikasi untuk dilakukannya tindakan resusitasi cairan adalah...
a. Serangan panas
b. Fraktur femur
c. Luka bakar luas
d. Trauma abdomen berat
e. Kejang demam

Kasus di bawah ini untuk soal nomor 5-8
Seorang anak usia 2 tahun tiba ke ruang UGD dalam keadaan lemah, dari gosip yang disampaikan oleh orang bau tanah pasien ternyata anak mengalami diare semenjak 2 hari yang lalu, didapatkan investigasi takikardi, turgor kulit kembali >2 detik, BB 13 kg, asumsi defisit 8% dari BB.

5) Dari masalah di atas maka cairan yang harus segera diberikan kepada pasien adalah...
a. 260 ml RL
b. 270 ml RL
c. 250 ml RL
d. 265 ml RL
e. 275 ml RL

6) Berapa banyak cairan yang harus diberikan dalam 8 jam pertama kepada anak tersebut?
a. 260 ml RL
b. 390 ml RL
c. 365 ml RL
d. 460 ml RL
e. 470 ml RL

7) Berapa banyak cairan yang harus diberikan dalam 16 jam berikutnya?
a. 390 ml RL
b. 570 ml RL
c. 565 ml RL
d. 460 ml RL
e. 370 ml RL

8) Dari data di atas maka diketahui defisit cairan yang dialami anak tersebut yakni sebanyak...
a. 1,05 lt
b. 1,03 lt
c. 1,04 lt
d. 1,06 lt
e. 1, 02 lt

9) Berapakah kebutuhan cairan pada bayi dengan BB 20 kg?
a. 1500 cc/ kg
b. 1000 cc/ 24 jam
c. 1000 cc/ kg + perkalian dgn 20 cc       
d. 2000 cc/ 24 jam
e. 1500 cc/ 24 jam

10) Seorang dokter sedang meresepkan Nacl 0,9 % pada Tn B untuk kebutuhan cairannya. Tn B membutuhkan cairan 1000 ml/12 jam dengan  18 tetes/ml. Berapa tetes per menit cairan tersebut diberikan?
a. 20 tetes/menit
b. 18 tetes/menit
c. 25 tetes/menit       
d. 15 tetes/menit
e. 30 tetes/menit

11) Seorang laki laki berunur 40 tahun dengan BB 45 kg mengalami fraktur femur dengan tensi 90/70, Nadi 120x/ menit dan lemah, turgor kulit >2 detik, urine pekat dan sedikit, kesadaran apatis. Dari data tersebut maka diketahui pasien sedang mengalami kehilangan cairan tubuh dengan kategori...
a. Ringan
b. Sedang
c. Berat               
d. Sangat berat
e. Berat sekali

12) Tujuan utama dari dukungan terapi cairan adalah...
a. Pemenuhan cairan yang hilang.
b. Menghindari terjadi nya resiko kekurangan cairan.
c. Penyelamatan jiwa dengan menurunkan angka mortalitas.
d. Kesempurnaan keseimbangan cairan
e. Memberikan rasa nyaman

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan perihal Resusitasi Jantung Paru

Nah itulah tadi 12 soal mengenai resusitasi cairan. Tentunya sangat gampang bukan apalagi jikalau anda sudah sangat mempelajari dan paham mengenai duduk kasus cairan. Sekarang mari kita cocokkan tanggapan anda dengan kunci tanggapan yang ada di bawah ini:
Kunci Jawaban
  1. C
  2. B
  3. C
  4. E
  5. A
  6. B
  7. A
  8. C
  9. A
  10. C (1000x 18): (12x60)= 18.000/720 = 25
  11. B
  12. C

Bagaimana setelah anda mencocokkan tanggapan anda dengan kunci tanggapan di atas? Apakah masih banyak tanggapan yang tidak sesuai atau sudah benar semua? Jika masih banyak tanggapan yang belum sesuai tentunya anda harus membuka kembali memori-memori anda dikala di dingklik perkuliahan ya semoga lebih jelas. Resusitasi cairan merupakan ilmu yang wajib dikuasai oleh perawat sehingga selalu muncul di uji kompetensi terutama duduk kasus perhitungan dukungan cairan, tetesan infus dan lain-lain sebagainya. Jika ada yang ingin anda tanyakan silahkan berkomentar pada kolom komentar di bawah. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Medikal Bedah

Contoh Soal Keperawatan Medikal Bedah - , Selamat malam sahabat perawat, bagaimana kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja dan dilindungi Allah swt. Sudah usang rasanya fahrinheit tidak membuatkan contoh-contoh soal uji kompetensi keperawatan. Nah pada kesempatan kali ini fahrinheit akan membuatkan pola soal salah satu materi keperawatan yang niscaya keluar di tiap soal-soal uji kompetensi, yakni materi wacana keperawatan medikal bedah. Masalah keperawatan medikal bedah memang selalu muncul di tiap uji kompetensi dengan rasio yang lebih banyak bahkan lebih dari setengah soal uji kompetensi biasanya membahas wacana materi ini.

 Sudah usang rasanya fahrinheit tidak membuatkan pola Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Medikal Bedah
Soal keperawatan medikal bedah yang akan fahrinheit bagikan kali ini tidaklah banyak hanya 8 soal namun tentunya akan selalu admin update dan pantau terus situs ini untuk perkembangannya. Untuk soal-soal lainnya pun sanggup kalian temukan pada artikel lainnya. Dengan membuatkan pola soal-soal berikut ini diperlukan sanggup menjadi materi latihan kalian nanti dalam menjawab soal-soal uji kompetensi semoga terbiasa pada ketika ujian yang bergotong-royong nanti. Baiklah eksklusif saja berikut ini pola soal uji kompetensi keperawatan medikal bedah :

1. Seorang pria berusia 25 tahun mengalami kecelakaan kemudian lintas pada kepingan frontal  sebab membentur jalan. Dari kejadian sampai ketika pengkajian (2 jam post kecelakaan) dari hasil pengkajian ditemukan data: pasien tidak sadarkan diri, pernapasan gurgling, nilai GCS : E2M3V2, saturasi oksigen 87%
Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat pertama kali?
a. Melakukan suction
b. Memasang ventilator
c. Pemasangan OPA                        
d. Melakukan intubasi (pasang ETT)
e. Pasang Laringeal Mask Airway                           

2. Seorang wanita berumur 53 tahun dirawat di ruang cendekia balig cukup akal dengan keluhan mengalami nyeri kepala, tidak sanggup menelan, tidak mencicipi rasa asam, bagus dan pahit di pengecap kepingan depan, terlihat iritable/gelisah dan ingin tidur terus. Dari hasil pengkajian diketahui nilai GCS E3V4M5
Apakah prioritas utama persoalan keperawatan pada pasien tersebut?
a. Gangguan persepsi sensori
b. Gangguan perfusi serebral
c. Gangguan nutrisi
d. Resiko jatuh
e. Nyeri

3. Seorang wanita berusia 30 tahun dirawat di ruang cendekia balig cukup akal dengan diagnosa medis meningitis. Dari hasil pengkajian didapatkan data pasien mengalami penurunan kesadaran, pernapasan snoring, sesak napas, napas cepat dan dangkal. Saat anda melaksanakan hisap lender, perawat menaikan tekanan oksigen, menghidupkan mesin, mengecek  tekanan dan botol penampung, memasukkan kanul hisap lendir ke dalam mulut. Tiba-tiba pasien terbatuk
Apakah tindakan pertama perawat dalam hal tersebut?
a. Menghentikan hisap lendir
b. Menghisap lendir dengan menutup kanul
c. Mengobservasi keadaan umum dan pernapasan pasien
d. Mengeluarkan kanul hisap lendir
e. Mematikan mesin

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi wacana Resusitasi Cairan

4. Seorang pria cendekia balig cukup akal berusia 39 tahun dirawat di ruang bedah dengan keluhan sakit pada kawasan punggung setinggi lumbal ke bawah sesudah mengalami jatuh sekitar 2 ahad kemudian dari ketinggian kurang lebih 3 meter dengan posisi jatuh terduduk. Dari hasil pengkajian diketahui sudah 1 ahad pasien tidak sanggup mengontrol buang air besar dan buang kecil, lumpuh pada kedua kaki dan baal/kebas pada kawasan kaki bawah kanan dan kiri.
Apakah persoalan keperawatan utama yang dialami pada pasien diatas?
a. Gangguan pemenuhan aktifitas sehari-hari
b. Gangguan eleminasi BAB dan BAK
c. Gangguan persepsi sensori
d. Gangguan mobilitas fisik
e. Ganguan integritas kulit

5. Seorang wanita cendekia balig cukup akal berumur 41 tahun, dirawat di ruang penyakit dalam, mengeluh badanya panas, terasa lemas, tidak ada nafsu makan, pengecap terasa pahit, perut terasa nyeri dan mengalami konstipasi. Dari hasil investigasi diketahui pengecap pasien kotor, tepi pengecap merah, TD 100/60 mmHg, Nadi 102 kali permenit, pernapasan 23 kali permenit, suhu 39C.
Tindakan keperawatan apa yang harus dilakukan pertama kali kepada pasien tersebut?
a. Pemberian kompres hangat
b. Anjurkan Bed rest total
c. Pemberian diit lunak
d. Pemasangan infus
e. Huknah rendah

6. Seorang pria berumur 42 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosa medis hepatitis viral akut. Dari pengkajian yang dilakukan didapatkan data pasien mengeluh pusing, mual, muntah, tampak lemah, sklera tampak ikterik, suhu 39,5C.
Diet yang sempurna pada perkara pasien di di atas ?
a. Diet lembek rendah lemak
b. Diet lembek rendah garam
c. Diet lembek rendah kalori
d. Diet lembek tinggi kalori
e. Diet biasa tinggi protein

7. Seorang wanita berusia 20 tahun dengan status belum menikah dirawat dengan diagnosa medis apendisitis dan ditunggui oleh kedua orang tuanya serta pacarnya. Pasien akan dilakukan apendiktomi dengan general anestesi. Pada ketika perawat melaksanakan palpasi abdomen ditemukan pembesaran uterus, sesudah dilakukan test urine diketahui bahwa pasien konkret hamil.
Apakah yang harus dilakukan perawat terkait dengan gosip kehamilannya tersebut ?
a. Menginformasikan segera kepada pacarnya saja
b. Menginformasikan kepada orang renta & pacarnya
c. Menginformasikan kepada pasien sesudah pasien sadar
d. Menginformasikan segera kepada kedua orang tuanya saja
e. Tidak memperlihatkan gosip kehamilan pasien sebab menjaga privasi pasien

Baca Juga : Contoh Soal Neurologi (Sistem Saraf Manusia)

8. Seorang pasien wanita berusia 20 tahun diantar oleh kedua orang tuanya masuk IGD dengan riwayat deman semenjak 3 hari yang lalu. Saat pengkajian awal diketahui pasien mengeluh mual, muntah dan sakit pada ulu hati. Dari hasil investigasi ditemukan data : Tekanan darah 100/70 mmHg, Nadi 90 kali permenit, pernapasan 20 kali permenit, suhu 39C, Hemoglobin plasma 13 gr/dL, trombosit 100.000mm3, Hematokrit 36 vol%
Masalah keperawatan utama pada pasien di atas adalah?
a. Nyeri akut
b. Hipertermia
c. Gangguan rasa nyaman mual
d. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
e. Resiko gangguan keseimbangan  cairan elektrolit


Nah itulah tadi beberapa pola soal uji kompetensi wacana keperawatan medikal bedah. Bagaimana sangat gampang sekali bukan? Tentunya jikalau anda mencar ilmu dengan benar akan sangat gampang sekali dalam menjawab soal di atas. Teruslah berlatih menjawab soal-soal semoga anda terbiasa ketika mengerjakan uji kompetensi nantinya. Untuk soal-soal lainnya sanggup anda temukan di situs ini pada artikel lainnya. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Anak

Contoh Soal Keperawatan Anak - , Hai sobat perawat, bagaimana kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja dan sanggup melayani kesehatan dengan optimal ya. Sudah usang fahrinheit tidak membuatkan pola contoh soal uji kompetensi. Oleh alasannya itu pada kesempatan kali ini fahrinheit akan membuatkan kembali mengenai contoh-contoh soal uji kompetensi keperawatan anak. Keperawatan anak merupakan salah satu materi pokok yang wajib dipelajari oleh perawat sehingga sering dimunculkan pada soal-soal uji kompetensi. Keperawatan anak sendiri tentunya berbeda pada keperawatan umumnya alasannya adanya perlakuan khusus kepada pasien anak.

Untuk soal uji kompetensi keperawatan anak ini fahrinheit sediakan sebanyak 37 soal. Tentunya cukup menciptakan anda pusing untuk berlatih bukan. Namun bila kalian sudah mempelajari materi keperawatan anak dengan cermat tentunya akan gampang pada ketika menjawab soal-soal di bawah ini nantinya. Bagaimana apakah anda sudah tidak sabar berlatih menjawab soal-soal berikut? Tetapi sebelum menjawab soal-soal di bawah ini, sama ibarat sebelumnya ada baiknya anda membaca petunjuk menjawab soal terlebih dahulu di bawah ini:
Petunjuk Menjawab Soal
  1. Siapkan alat tulis dan kertas selembar untuk menulis jawaban
  2. Siapkan dan pasang timer dalam waktu 37 menit
  3. Usahakan menjawab 1 soal dalam 1 menit
  4. Jawaban terdiri dari huruf A, B, C, D dan E
  5. Pray First !

Nah itulah petunjuk menjawab soalnya. Apakah anda sudah siap? Sekarang silahkan pasang timer atau alarm anda selama 37 menit dan mulailah menjawab soal soal di bawah ini. Good Luck!

1. Seorang anak laki-laki, usia 1 bulan, tiba ke puskesmas untuk melaksanakan imunisasi. Ibu dari anak tersebut menyampaikan beliau tiba ke puskesmas alasannya disuruh bidan, padahal beliau takut kalau anaknya diimunisasi akan mengalami persoalan kesehatan.
Apakah pendidikan kesehatan yang harus disampaikan pada orangtua ihwal bencana pasca imunisasi usia 1 bulan tersebut?
a. Demam tidak tinggi
b. Erupsi kemerahan tidak menular, pilek
c. Timbul bisul di bekas tempat suntikan mengalami ulserasi 2-4 bulan
d. Demam tinggi & rewel, tempat suntik kemerahan, nyeri & nanah selama 2 hari
e. Demam yang tidak tinggi, tempat penyuntikan timbul bengkak, nyeri sendi dan mual

2. Seorang bayi perempuan, usia 3 hari, lahir prematur dengan berat tubuh 1500 gram, dengan usia kehamilan 28 minggu. Bayi dirawat di inkubator dengan suhu 320C, suhu tubuh bayi 36,60C. Bayi belum bisa mengisap dan menelan dengan baik. Tampak nanah pada tempat pemasangan infus.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang dilakukan pada kasus tersebut?
a. Memberikan kesempatan pada orangtua untuk menjenguk bayinya
b. Penggunaan anestesi local ketika pemasangan infus
c. Pemasangan OGT dengan teknik aseptic
d. Pengukuran suhu tubuh setiap 6 jam
e. Melepaskan infus yang bengkak

3. Seorang anak perempuan, usia 4 tahun, berat tubuh 18 kg, dengan diagnosa medis diare. Berat tubuh sebelum sakit ialah 19 kg. Hasil investigasi fisik didapatkan suhu 37,8 derajat C, nadi 100 x/menit, pernafasan 30 x/menit, turgor kulit kembali lambat, anak sering merasa haus. Dari data tersebut maka berapakah kebutuhan cairan anak tersebut?
a. 1300 cc                        
b. 1350 cc
c. 1400 cc                                
d. 1450 cc
e. 1500 cc

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan ihwal Resusitasi Cairan

4. Seorang bayi, usia 5 hari, usia gestasi 32 ahad dengan berat tubuh 2200 gram. Bayi tampak ikterus pada seluruh tubuhnya. Bayi mendapat fototerapi.
Apakah tindakan keperawatan yang menjadi prioritas untuk mencegah kerusakan integritas kulit pada kasus diatas?
a. Mengkaji gejala dehidrasi
b. Monitor intake dan output cairan
c. Monitor kadar bilirubin 4 – 8 jam
d. Merubah posisi bayi secara berkala
e. Monitor temperatur bayi tiap 2 jam

5. Seorang anak laki-laki, usia 8 tahun, masuk RS dengan keluhan lemas, klien tampak pucat pada muka, konjungtiva anemis, tampak sangat pucat. Hasil investigasi darah didapatkan Hb 8 mg/dl, eritrosit 2 jt/µL, leukosit 500/µL, trombosit 12000/µL.
Apakah penyuluhan kesehatan yang harus diberikan pada kasus tersebut?
a. Perawatan anak diruang isolasi
b. Pemberian cairan yang cukup
c. Pentingnya hand hygiene
d. Penggunaan antipiretika
e. Pembatasan aktivitas

6. Seorang anak laki-laki, usia 6 tahun, didiagnosa menderita leukemia, dan kini sedang menjalani kemoterapi, beliau mengalami muntah-muntah, tidak selera makan, diare dan mukositis.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus diberikan pada anak tersebut?
a. Hindari pemajanan sinar matahari
b. Dorong peningkatan masukan cairan
c. Tekankan pentingnya kebersihan kulit
d. Dorong perawatan gigi menggunakan flourida
e. Dorong cairan dan makanan yang sanggup ditoleransi anak, sedikit tapi sering

7. Seorang anak wanita dibawa ke poli tumbuh kembang untuk dilakukan investigasi dan stimulasi tumbuh kembang, alasannya hingga kini anak tersebut masih belum sanggup tengkurap. Pemeriksaan dilaksanakan tanggal 27 Agustus 2018, dan anak tersebut dilahirkan dengan cara SC pada tanggal 20 Oktober 2017.
Berapakah usia anak tersebut ketika ini?
a. 10 bulan
b. 11 bulan
c. 1 tahun
d. 1 tahun 1 bulan
e. 1 tahun 2 bulan     

8. Seorang anak, dirawat dirumah sakit, dan memperlihatkan rasa tidak bahagia dengan cara menolak kehadiran saudaranya dan menarik diri ketika diajak oleh perawat untuk bermain.
Pada tahap tumbuh kembang apakah ciri-ciri reaksi yang ditunjukkan oleh anak tersebut?
a. Bayi
b. Toddler
c. Pra sekolah
d. Sekolah
e. Remaja
 
9. Sekelompok anak usia 4 tahun, bermain di suatu ruangan, mereka masing-masing bermain dengan saling meminjam barang mainan yang satu dengan yang lain, tetapi mereka tidak bekerjasama.
Apakah pembagian terstruktur mengenai bermain pada kasus tersebut?
a. Parallel play
b. Solitary play
c. Assosiatif play
d. Cooperatif play
e. Dramatic role play
 
10. Bayi usia 4 bulan, gres berguru merangkak, tiba ke rumah sakit dibawa orangtuanya. Keluhan yang mereka sampaikan ialah bayinya sering mengalami lebam-lebam dan kebiruan pada tempat pinggul, siku dan lutut.
Dilihat dari keluhan tersebut, manifestasi yang tampak pada anak tersebut adalah...
a. Hematom                
b. Hematuria
c. Hemoptisis
d. Hemartrosis
e. Hematemesis

11. Seorang anak laki-laki, usia 10 tahun, semenjak 3 bulan yang kemudian mengeluh kedua kakinya sakit, sulit untuk berjalan, tubuh terasa cepat lelah dan lemah. Ibunya menyampaikan anaknya mengalami penurunan nafsu makan, dan berat tubuh turun 5 kg semenjak sakit, hanya berbaring di tempat tidur, hingga ketika ini belum ada dibawa ke petugas kesehatan.
Apakah prioritas persoalan keperawatan yang muncul pada kasus diatas ?
a. Nyeri
b. Kerusakan mobilitas fisik
c. Kurang volume cairan tubuh
d. Kurang pengetahuan orangtua
e. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

12. Seorang anak pria usia 6 tahun, penderita thalassemia β, mengeluh cepat lelah dan pusing, kulit tampak menghitam, perut buncit, ketika dilakukan palpasi teraba keras di perut kiri atas. Anak masuk rumah sakit setiap bulan untuk mendapat transfusi darah semenjak usia 1 tahun. Anak juga selalu mengkonsumsi obat untuk khelasi besi.
Apakah komplikasi yang ditemukan pada kasus tersebut ?
a. Ikterik
b. Cepat lelah
c. Splenomegali
d. Facies Cooley
e. Deformitas tulang

13. Seorang anak laki-laki, usia 4 bulan, tiba ke UGD dibawa oleh ibunya. Ibu pasien menyampaikan anaknya mengalami kebiruan mendadak ketika menangis, terutama pagi hari, dan semenjak lahir didiagnosa dengan kelainan jantung.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus diberikan pada kasus tersebut?
a. Pemberian ASI
b. Pemberian oksigen
c. Pemberian posisi knee chest
d. Pengaturan posisi semi fowler
e. Kolaborasi pinjaman morfin

14. Pada seorang anak laki-laki, usia 7 tahun, didiagnosa mengalami kelainan jantung semenjak lahir, ketika ini anak tersebut mengeluh batuk-batuk berdahak. Hasil investigasi fisik terdengar ronki pada seluruh area paru.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada kasus tersebut ?
a. Suctioning
b. Postural drainage
c. Latihan batuk efektif
d. Perubahan posisi tidur
e. Pemberian makan melalui NGT

15. Seorang anak, usia 2 tahun, tiba dibawa orangtua ke UGD RS dengan keluhan muntah-muntah, tubuh panas, suhu tubuh 38,50C dan tadi pagi anak kejang 2 kali selama kurang lebih 5 menit tiap kali kejang. Saat kejang, pada awalnya tangan anak kaku dan diikuti tubuh anak kaku, anak tidak menyahut ketika dipanggil.
Apakah yang dialami oleh anak pada kasus diatas ?
a. Epilepsi
b. Kejang demam
c. Kejang demam plus
d. Kejang demam kompleks
e. Kejang demam sederhana

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat

16. Seorang anak laki-laki, usia 5 tahun, penderita tumor wilm’s tiba ke rumah sakit dengan keluhan sering tidak yummy badan, tidak ada nafsu makan, mengalami penurunan berat tubuh 10 kg dalam 1 bulan terakhir, merasa cepat lelah.
Apakah prioritas diagnosa keperawatan yang sempurna pada kasus tersebut?
a. Keletihan                             
b. Risiko infeksi
c. Keputusasaan
d. Risiko gangguan tumbuh kembang
e. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh

17. Seorang anak perempuan, usia 3 tahun, tiba ke rumah sakit dengan keluhan awal mengalami batuk pilek, mual, muntah, pusing dan nyeri tenggorokan. Tidak berapa lama, anak mengalami kekakuan pada otot leher dan tulang belakang, dan tidak bisa menggerakan tubuhnya.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada kasus tersebut ?
a. Isolasi ketat       
b. Pengaturan posisi
c. Pencegahan aspirasi
d. Kolaborasi fisiotherapi
e. Pemberian cairan per oral

18. Seorang anak perempuan, usia 3 tahun, tiba ke rumah sakit dengan keluhan awal mengalami batuk pilek, mual, muntah, pusing dan nyeri tenggorokan. Tidak berapa lama, anak mengalami kekakuan pada otot leher dan tulang belakang, dan tidak bisa menggerakan tubuhnya
Apakah yang harus dievaluasi pada kasus tersebut?
a. Kontraktur minimal
b. Tidak terjadi aspirasi
c. Tidak terjadi dekubitus
d. Pemahaman orangtua ihwal penyakit
e. Cairan yang masuk dan yang keluar seimbang

19. Seorang anak perempuan, usia 2 tahun dengan diagnosa menderita meningitis. Keluhan yang disampaikan orangtua ialah anak demam, mulai mengalami penurunan kesadaran, tidak mau makan, kalau menangis sering melengking, orangtua tampak cemas dengan keadaan anak. Hasil investigasi didapatkan tekanan CSF 300 mmH2O, leukosit 10.000 mm3, protein 300 mg/dl, glukosa 30 mg/dl.
Apakah prioritas diagnosa keperawatan yang sempurna pada kasus di atas?
a. Hipertermi
b. Perubahan proses keluarga
c. Perubahan perfusi jaringan serebral
d. Nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh
e. Risiko kerusakan integritas kulit : dekubitus

20. Tindakan keperawatan apakah yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan tekanan intracranial pada anak tersebut?
a. Ubah posisi kepala tiap 2 jam
b. Berikan makanan melalui NGT
c. Kaji adanya muntah dan kejang
d. Berikan posisi kepala miring (ke kiri/kanan)
e. Monitor pertambahan lingkar kepala secara periodik

21. Seorang bayi berusia 10 bulan menderita bintik-bintik merah di pantatnya, dibawa oleh ibunya ke Poli Anak sebuah Puskesmas untuk berobat. Menurut ibunya bayi selalu menggunakan popok disposible (diaper) terutama ketika dibawa bepergian. Berdasarkan hasil investigasi ternyata menderita ruam popok atau diaper rash
Manakah tindakan yang paling sempurna untuk mengatasi persoalan tersebut? 
a. Taburi bedak sebelum dipasang
b. Ganti sehabis BAB atau kalau sudah penuh
c. Gunakan tissue berair untuk membersihkan kotoran
d. Pilihlah materi yang terbuat dari plastik yang kedap air
e. Bokong bayi dicuci dengan menggunakan air sabun detergen

22. Seorang anak dengan umur 5 tahun dibawa  ke Rumah Sakit dengan keluhan batuk dan sesak nafas, serta Diare. Perawat mengkaji data diperoleh klien  tidak mau minum serta makan, ketika diberi makan terjadi muntah, gejala vital frekuensi pernapasan : 34 x/menit, nadi 130 x/menit, suhu tubuh : 39,5 derajat C, ketika auskultasi didapatkan suara nafas krekels.
Apakah tindakan keperawatan yang paling tepat?
a. Berikan oksigen
b. Monitor pola nafas
c. Berikan bronkodilator
d. Ajarkan klien batuk efektif
e. Berikan nutrisi yang adekuat
       
23. Seorang bayi tampak menggerakkan kedua ekstremitasnya berupa ekstensi dan abduksi  ketika beliau memperlihatkan ekspresi terkejut.  Reflex ini sangat menonjol pada usia 2 bulan dan menghilang pada usia 3-4 bulan.
Refleks apakah yang dijumpai pada bayi tersebut ?     
a. Gag
b. Moro
c. Rooting
d. Sucking
e. Tonic neck

24. Seorang bayi berusia 8 bulan mengalami gangguan proses pernapasan yang ditandai dengan adanya tacypnea, retraksi sternal, krekels wangsit pernapasan cuping hidung dan sianosis.
Apakah prioritas persoalan keperawatan pada bayi tersebut ?
a. Pola nafas tidak efektif
b. Gangguan pertukaran gas
c. Gangguan perfusi jaringan periper
d. Gangguan perfusi jaringan serebral
e. Tidak efektif kebersihan jalan napas

25. Seorang anak laki-laki  berumur 9 bulan dibawa ibunya ke klinik tumbuh kembang anak untuk melaksanakan imunisasi dan investigasi kesehatan lainnya. Anak tersebut tampak aktif ketika diajak bercanda terutama ketika bermain cilukba, beliau akan tertawa dengan riangnya, kadang kala masih suka memasukkan jari ke mulutnya.
Manakah tahapan Psikoseksual berdasarkan Sigmund Freud pada anak tersebut?
a. Oral
b. Anal
c. Laten
d. Phallic
e. Genital
     
26. Seorang anak berusia 3 tahun sedang mengalami diare. Anak tersebut buang air besar lebih dari 6 kali sehari, cair tanpa ampas. Keluarga tidak memperdulikan hal tersebut. Keluarga beropini bahwa diare pada anak ialah menandakan kemampuan anak akan bertambah.
Apakah pendidikan kesehatan yang harus diberikan pada kasus tersebut?
a. Mengajarkan ihwal diare
b. Memenuhi impian anak biar tidak rewel
c. Mengajarkan cara basuh tangan yang baik dan benar
d. Menganjurkan keluarga mencatat banyaknya cairan yang keluar
e. Menganjurkan tetap memperlihatkan makan dan minum sebaik mungkin

27. Seorang anak, usia 9 tahun mengalami kecelakaan kemudian lintas, terdapat patah tulang terbuka pada bab tibia dan fibula serta perdarahan yang cukup hebat. Anak tersebut segera dibawa ke rumah sakit menggunakan kendaraan beroda empat ambulance.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?
a. Menjaga jalan nafas
b. Memantau tanda vital
c. Memberikan kompres
d. Menghentikan perdarahan
e. Meninggikan ektremitas yang terkena

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan ihwal Resusitasi Jantung Paru

28. Ibu dari seorang pasien anak umur 7,7 tahun mengeluh kepada perawat ihwal keadaan anaknya yang tidak mau makan, BAB cair sebanyak 6x semenjak pagi dan muntah-muntah sebanyak 5x. Anak tampak rewel dan lemah, mata tampak cekung, turgor kulit kembali >2 detik, dan mukosa bibir tampak kering.
Apakah prioritas persoalan keperawatan pada kasus tersebut?
a. Hipertermi
b. Cemas pada orangtua
c. Gangguan rasa nyaman
d. Kekurangan volume cairan
e. Nutrisi kurang dari kebutuhan

29. Seorang anak, usia 9 tahun telah dirawat di rumah sakit selama 2 hari dengan diagnosa medis Kejang Demam. RR = 26x/menit, T = 38,5⁰C dan anak tampak lemah dan gelisah.
Apakah prioritas tindakan keperawatan pada kasus tersebut?
a. Anjurkan ibu untuk memakaikan pakaian yang tipis pada anak
b. Anjurkan ibu memperlihatkan anak banyak minum
c. Lakukan tekhnik distraksi dan relaksasi
d. Berikan nutrisi dengan gizi seimbang
e. Berikan kompres hangat
       
30. Seorang anak pria usia 9 tahun telah dirawat di rumah sakit selama 2 hari dengan diagnosa medis diare. Keadaan umum tampak baik, nafsu makan (+).
Apakah pertanyaan yang sempurna untuk mengevaluasi keadaan anak tersebut?
a. Berapa kali anak BAB hari ini?
b. Apakah ada perasaan sakit perut?
c. Apakah ada perasaan mual dan muntah?
d. Apakah anak tidur nyenyak tadi malam ?
e. Berapa kali anak makan dalam sehari selama dirawat di rumah sakit

31. Sepasang suami istri memperlihatkan hadiah ulang tahun putrinya genap berusia 4 tahun berupa balok  warna untuk bermain. Indah, demikian nama sang anak sangat bangga dan pribadi menyusun banyak sekali macam balok membentuk berdiri segiempat dan segitiga sambil menyebut warna balok yang dipegangnya.
Apakah yang sanggup distimulasi melalui permainan tersebut ?
a. Bahasa
b. Kognitif
c. Motorik kasar
d. Motorik Halus
e. Tingkah laris social

32. Seorang Ibu terkejut ketika anaknya yang berusia 5 tahun pulang sekolah dan arif menirukan ucapan temannya yang bernada tidak sopan. Sang ibu kemudian menasihati anaknya biar tidak menggunakan kata-kata itu lagi.
Aspek perkembangan apakah yang terkait dengan kasus tersebut ?
a. Perkembangan sosial
b. Perkembangan motorik
c. Perkembangan kognitif
d. Perkembangan sensorik
e. Perkembangan kreatifitas

33. Seorang anak pria berusia 6 tahun dirawat di ruang anak RS dengan keluhan demam sudah 2 minggu, mengeluh nyeri kepala, mual, tidak ada nafsu makan. Hasil pengkajian : suhu 37,5ᵒC, nadi 94x/mt, nafas 28x/mt, pengecap tampak ditutupi selaput putih kotor, keadaan umum tampak lemah dan lesu, BB turun 4 kg.
Apakah prioritas tindakan keperawatan yang sempurna pada kasus tersebut ?
a. Mengobservasi dan mencatat intake dan output
b. Memonitor gejala kekurangan cairan dan kekurangan nutrisi
c. Menganjurkan untuk menghindari melaksanakan acara yang berlebihan
d. Melaksanakan kerja sama dalam pinjaman vitamin dan embel-embel nutrisi
e. Menganjurkan pada orang bau tanah memperlihatkan makanan dengan porsi kecil tapi sering

34. Seorang anak wanita berusia 2 tahun, BAB cair, mencret sering, popok terpasang, anak rewel, turgor kulit baik, intake cairan adekuat, infus terpasang.
Apakah tindakan perawatan yang paling sempurna yang diberikan pada kasus tersebut?
a. Pemberian rasa nyaman
b. Pencegahan iritasi perianal
c. Pencegahan komplikasi diare
d. Pemenuhan kebutuhan bermain
e. Pemenuhan cairan dan elektrolit

35. Seorang anak pria berusia 6 tahun dirawat di ruang anak RS dengan keluhan sudah 2 ahad demam, nyeri kepala, mual, tidak ada nafsu makan. Hasil pengkajian : suhu 37,5ᵒC, nadi 94x/mt, nafas 28x/mt, lidak tampak  ditutupi selaput putih kotor, keadaan umum tampak lemah dan lesu,  selama sakit BB turun 4 kg.
Apakah implementasi yang sempurna untuk kasus diatas ?
a. Mengobservasi dan mencatat intake dan out put
b. Memonitor gejala kekurangan cairan dan kekurangan nutrisi
c. Menganjurkan untuk menghindari melaksanakan acara yang berlebihan
d. Melaksanakan kerja sama dalam pinjaman vitamin dan embel-embel nutrisi
e. Menganjurkan pada orang bau tanah memperlihatkan makanan dengan porsi kecil tapi sering

36. Seorang anak laki-laki, usia 7 tahun dirawat di RS dengan keluhan demam tinggi, pada ketika pengkajian ibu klien menyatakan anak mengeluh nyeri kepala, tidak nafsu makan, tubuh teraba panas, klien terlihat lemah. ekspresi kering dan berbau tidak sedap, bibir pecah-pecah berbau tidak sedap, pengecap kotor, perut kembung, suhu 400C, frekuensi nadi 120 x/menit, frekuensi nafas 28 x/menit.
Apakah tindakan keperawatan yang harus diberikan segera pada kasus tersebut?
a. Kompres hangat
b. Beri minum banyak
c. Lakukan terapi bermain
d. Berikan gliserin pada bibir
e. Beri makan porsi kecil dan hangat

37. Seorang anak laki-laki, 10 tahun dirawat di RS dengan keluhan nyeri otot, tulang dan sendi,sakit kepala serta mual dan ada muntah.Hasil pengkajian: suhu 37°C, nadi : 86x/mt, nafas : 26x/mt, RL tes positif dan trombosit 100.000/mm3.
Apakah tindakan keperawatan yang sempurna pada kasus diatas ?
a. Monitor gejala vital, capillary refill dan sirkulasi ektremitas
b. Monitor gejala meningkatnya kekurangan cairan
c. Pertahankan intake dan output yang adekuat
d. Monitor pinjaman cairan intravena
e. Monitor nilai laboratorium

Nah itulah tadi pola soal uji kompetensi keperawatan anak. Bagaimana sehabis menjawab soal-soal di atas? Apakah cukup gampang ataukah ada kesusahan ketika menjawab soalnya? Jika ada yang belum anda pahami yuk kita berdiskusi di kolom komentar di bawah biar lebih paham. Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat bagi sobat perawat semua.

Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat Beserta Kunci Jawabannya

Contoh Soal Gawat Darurat - , Hai teman perawat, bagaimana kabar anda? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja ya dan dimudahkan dalam pekerjaannya serta bagi yang belum mempunyai pekerjaan biar cepat diberikan pekerjaan. Sudah usang fahrinheit tidak mengembangkan soal-soal uji kompetensi oleh alasannya ialah itu pada kesempatan ini fahrinheit akan mengembangkan kembali mengenai soal-soal uji kompetensi keperawatan gawat darurat. Kalau dipikir-pikir kenapa dari kemarin-kemarin fahrinheit lebih banyak membagikan pola soal mengenai keperawatan gawat darurat ya? Hal ini dikarenakan problem keperawatan gawat darurat sanggup menjadi dasar apakah perawat sudah sanggup berpikir kritis dalam kondisi gawat darurat sehingga lebih memperlihatkan kompetensinya sebagai perawat. Oleh alasannya ialah itu tidak heran soal mengenai gawat darurat pun selalu ditekankan pada ketika uji kompetensi.

baik saja ya dan dimudahkan dalam pekerjaannya serta bagi yang belum mempunyai pekerjaan ag Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat Beserta Kunci Jawabannya
Pada soal uji kompetensi keperawatan gawat darurat ini kami sediakan sebanyak 13 soal. Selain soal-soal, menyerupai biasanya fahrinheit juga memperlihatkan kunci jawabannya di selesai artikel biar kalian sanggup menyesuaikan apakah tanggapan anda sudah benar atau belum. Namun jangan mengintip kunci jawabannya duluan yaa hehe. Bagaimana apakah kalian sudah tidak sabar menjawab soal-soal uji kompetensi kali ini? Agar anda lebih memahami dalam menjawab soal nantinya ada baiknya anda membaca petunjuk menjawab soal terlebih dahulu di bawah ini:
Petunjuk
  1. Siapkan alat tulis dan kertas selembar untuk menulis jawaban
  2. Siapkan dan pasang timer dalam waktu 12 menit
  3. Usahakan menjawab 1 soal dalam 1 menit
  4. Jawaban terdiri dari huruf A, B, C, D dan E
  5. Jika ada tanggapan pilihan 1, 2, 3, dan 4 maka anda disuruh menentukan dengan tanggapan : A. 1, 2 dan 3 benar B. 1 dan 3 benar C. 2 dan 4 benar D. 4 benar E. Semua tanggapan benar / Semua tanggapan salah.
  6. Pray First !

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi ihwal Resusitasi Cairan Beserta Kunci Jawabannya

Nah itulah tadi petunjuk menjawab soalnya. Bagaimana apakah anda sudah siap? Sekarang mari pasang alarm atau timer anda selama 13 menit dan mulailah menjawab soal-soal di bawah ini:

1. Tn.M dengan umur 42 tahun dan istrinya Ny. S umur 40 tahun mengalami kecelakaan kemudian lintas ketika mengendarai kendaraan beroda empat di jalan tol. Pada ketika insiden Tn. M dalam keadaan sadar, ketika dikeluarkan dari kendaraan beroda empat Tn.M menjerit kesakitan ternyata pada tungkai sinistra tibia fibula tampak bengkok, bengkak, dan terdapat luka robek yang mengeluarkan darah. Sedangkan Ny. S ketika insiden dalam keadaan tidak sadar dan ditemukan adanya jejas pada dada bab dekstra dan diduga mengalami henti nafas.
Pada kasus diatas, pernyataan manakah yang benar berdasarkan kondisi gawat dan darurat?
a. Ny. S termasuk dalam kategori gawat dan Tn.M termasuk dalam kategori darurat
b. Ny. S termasuk dalam kategori darurat dan Tn.M termasuk dalam kategori gawat
c. Ny. S dan Tn.M termasuk dalam kategori gawat dan darurat
d. Ny. S dan Tn.M tidak termasuk dalam kategori gawat dan darurat
e. Ny. S termasuk kategori gawat dan Tn. termasuk kategori tidak gawat darurat

2. Pada pagi ini, tampak seorang perawat melaksanakan resusitasi cairan dengan melaksanakan kerja sama penggantian cairan memakai infus 2 jalur pada pasien yang mengalami perdarahan. Tindakan dari perawat tersebut disebut dengan?
a. Penanggulangan Pasien Gawat Darurat
b. Upaya Penanggulangan Pasien Gawat Darurat
c. Upaya Penanggulangan penderita Gawat Darurat
d. Penanggulangan Penderita Gawat Darurat
e. Pertolongan Pertama Gawat Darurat

3. Berikut beberapa diagnosa yang sering muncul di ruang gawat darurat
1) Kesulitan bernafas
2) Luka bakar
3) Multipel fraktur
4) Cedera kepala berat
5) Kelainan persalianan
Dari beberapa diagnosa di atas, manakah yang termasuk dalam prioritas kegawatan darurat kategori gawat darurat:
a. 1, 2, 3
b. 1, 2, 4
c. 1, 3, 5
d. 1, 4, 5
e. 1, 3, 4

4. Berikut beberapa diagnosa gawat darurat yang sering muncul
1) Nyeri alasannya ialah gangguan paru
2) Luka bakar
3) Multipel fraktur
4) Cedera kepala berat
5) Kelainan persalinan
Dari beberapa diagnosa di atas, manakah yang termasuk dalam prioritas kegawatan darurat kategori darurat tidak gawat:
a. 1, 2, 3
b. 1, 2, 4
c. 1, 3, 5
d. 1, 4, 5
e. 1, 2, 5

5. Di suatu ruang Unit Gawat Darurat sebuah Rumah Sakit, dua pasien akhir kecelakaan tiba secara bersamaan. Ny. P: berteriak-teriak, perdarahan di kaki kanannya. Tn. Q : hanya diam, perdarahan dari kepala. Kemudian tiba Tn. R mengeluh nyeri nyeri dada semenjak 2 jam yang lalu. Ny. S mengeluh sesak berat dan terlihat gelisah. Tidak usang kemudian nampak tiba pasien An. T dengan keluhan diare dan nampak anak tersebut rewel. Dari beberapa kasus tersebut, prioritas manakah yang harus ditolong lebih dahulu?
a. Ny. P
b. Tn.Q
c. Tn. R
d. Ny.S
e. An. T

6. Di sebuah ruang UGD sebuah Rumah Sakit, terdapat pasien Ny. N dengan umur 45 tahun mengalami penurunan kesadaran. Ny. N membuka mata sesudah diberi perintah membuka mata. Saat ditanyakan daerah Ny. N kini berada Ny. N tampak bingung. Saat diberi cubitan pada lengan tangan dekstra, Ny. N menarik tangannya menjauhi cubitan. Perawat menilai GCS Ny. N E3V4M4 (somnolent). Berdasarkan kasus diatas, bagaimanakah core competency yang dimiliki perawat tersebut?
a. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal komunikasi
b. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal terampil dalam evaluasi klien
c. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal prioritas pengaturan dan berpikir kritis
d. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal pengetahuan perawatan darurat dan keterampilan klinis
e. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal apapun

7. Di suatu ruang gawat darurat sebuah Rumah Sakit, tiba pasien An. F umur 6 tahun yang mengalami perdarahan pada vena jugularis. Perawat yang bertugas pada pasien tersebut pribadi bertindak cekatan dengan melaksanakan pemfokusan keras pada vena jugularis anak tersebut. Berdasarkan kasus diatas, bagaimanakah core competency yang dimiliki perawat tersebut?
a. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal terampil dalam evaluasi klien
b. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal prioritas pengaturan dan berpikir kritis
c. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal pengetahuan perawatan darurat dan keterampilan klinis serta hal prioritas pengaturan dan berpikir kritis
d. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal pengetahuan perawatan darurat dan keterampilan klinis
e. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal komunikasi

8. Di sebuah ruang Gawat Darurat, terdapat pasien Tn. R umur 78 tahun dengan diagnosa gastritis. Saat pengkajian pasien dalam keadaan sadar, namun alasannya ialah Tn. R sudah berumur tua, Tn. R kurang mendengar. Perawat yang bertugas pada pasien tersebut berinisiatif untuk memakai stetoskop pada indera pendengaran Tn. R sehingga perawat dan  Tn. R tersebut sanggup berkomunikasi dengan baik. Berdasarkan kasus diatas, bagaimanakah core competency yang dimiliki perawat tersebut?
a. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal komunikasi
b. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal terampil dalam evaluasi klien
c. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal prioritas pengaturan dan berpikir kritis
d. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal pengetahuan perawatan darurat dan keterampilan klinis
e. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal apapun

9. Di sebuah jalan tol terjadi kecelakaan bus dan terdapat sejumlah korban. Tim emergency yang telah berada ditempat melaksanakan triage. Pada salah satu korban yang ditangani terdapat korban henti nafas, sesudah dilakukan pengkajian dini dan tindakan chin lift korban masih tidak bernafas, kemudian dilakukan pembukaan jalan nafas, korban masih tidak bernafas. Berdasarkan kasus tersebut, warna label triage apakah yang sempurna diberikan pada korban tersebut?
a. Putih
b. Hijau
c. Kuning
d. Merah
e. Hitam

10. Pada ketika melaksanakan pengkajian sirkulasi, perawat hendak melaksanakan pengkajian capillary refill namun ditemukan cat kuku pada korban. Maka apa yang selanjutnya dilakukan oleh perawat?
a. Menghilangkannya dengan alkohol
b. Mengganti pengkajian capillary refill dengan melaksanakan investigasi nadi radialis
c. Tetap melaksanakan pengkajian capillary refill  namun memakai perkiraan
d. Mengganti pengkajian capillary refill dengan melaksanakan investigasi denyut vena jugularis
e. Melewati pengkajian sirkulasi dan melanjutkan pada tahap berikutnya

11. Salah satu kriteria penting untuk mendapat kompresi yang berkualitas pada resusitasi jantung paru ialah frekuensi kompres yang dilakukan setidaknya sebanyak...
a. 100 kali / menit
b. 30 kali / menit
c. 90 kali / menit
d. 100 kali / 30 detik
e. 90 kali / 30 detik

12. Pada insiden kecelakaan, petugas emergency tampak menepuk-nepuk pundak sambil memanggil korban. Tindakan perawat tersebut termasuk?
a. Mengkaji respon pasien
b. Mengecek kesadaran pasien
c. Menyelamatkan pasien
d. Pilihan a dan b benar
e. Pilihan a, b, dan c benar

13. Seorang ibu membawa anaknya berusia 2 tahun ke IGD alasannya ialah diare sudah dua hari. Hari nin BAB cair sudah 5 kali. Hasil pengkajian didapatkan anak tampak lemah, mata cekung, mukosa bibirkering, turgor buruk dan agak rewel. BB : 12 kg. Berapakah kebutuhan cairan anak tersebut?
a. 1100 cc
b. 1210 cc
c. 1232 cc
d. 1344 cc
e. 1050 cc

Baca Juga : Contoh Soal Keperawatan ihwal Akut Abdomen Beserta Kunci Jawabannya

Nah itulah tadi 13 pola soal uji komptensi keperawatan gawat darurat. Tentunya masih banyak waktu yang tersisa bukan alasannya ialah anda sudah terbiasa menjawab soal-soal menyerupai ini. Periksa kembali tanggapan anda apakah masih ada tanggapan yang kosong atau sudah terjawab semua. Jika sudah semua kini mari cocokkan tanggapan anda dengan kunci tanggapan di bawah ini:
Kunci Jawaban
  1. B
  2. D
  3. D
  4. A
  5. B
  6. B
  7. C
  8. A
  9. E
  10. B
  11. A
  12. D
  13. A

Bagaimana sesudah anda mencocokkan tanggapan anda dengan kunci tanggapan di atas? Apakah masih ada tanggapan yang belum sesuai atau sudah benar semua? Jika masih banyak tanggapan yang belum benar mari buka kembali materi-materi keperawatan gawat darurat anda ketika perkuliahan dulu ya biar lebih terbuka pikirannya. Jika ada yang tidak kalian pahami kalian sanggup menanyakannya kepada kami melalui kolom komentar di bawah. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Kumpulan Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat Beserta Kunci Jawabannya Chapter 2

Soal Uji Kompetensi Keperawatan - , Hai sobat perawat, pada artikel sebelumnya fahrinheit sudah menyebarkan mengenai kumpulan pola soal uji kompetensi keperawatan gawat darurat chapter 1. Nah pada kesempatan kali ini fahrinheit akan menyebarkan kembali mengenai pola soal uji kompetensi untuk chapter 2. Bagi kalian yang masih belum mengetahui, soal uji kompetensi keperawatn gawat darurat ini lebih dari 100 soal. Tentunya supaya kalian tidak pusing dalam berlatih maka fahrinheit membaginya menjadi 4 chapter. Bagi kalian yang ingin melihat contoh-contoh soal chapter lainnya bisa dilihat dengan mengklik tombol di bawah ini :

 pada artikel sebelumnya fahrinheit sudah menyebarkan mengenai kumpulan pola soal uji kompet Kumpulan Soal Uji Kompetensi Keperawatan Gawat Darurat Beserta Kunci Jawabannya Chapter 2
Untuk soal-soal di chapter 2 ini sendiri kami sediakan sebanyak 33 soal. Soal-soal terdiri dari banyak sekali macam bahan keperawatan gawat darurat menyerupai soal rjp, triage, rehidrasi, chocking dan lain-lainnya. Apabila anda sudah terbiasa menjawab soal-soal sejenis uji kompetensi ini tentunya anda akan sangat gampang dalam menajwabnya nanti. Selain itu fahrinheit juga menyediakan kunci balasan di bawah soal nantinya untuk mengevaluasi apakah balasan anda sudah sesuai atau belum.

Bagaimana apakah anda sudah siap berlati menjawab soal-soal uji kompetensi ini. Tentunya sebelum anda menjawab, menyerupai biasanya lebih baik anda membaca petunjuk menjawab soal terlebih dahulu berikut ini:
Petunjuk
  1. Siapkan alat tulis dan kertas selembar untuk menulis jawaban
  2. Siapkan dan pasang timer dalam waktu 33 menit
  3. Simulasikan menyerupai anda sedang menjawab soal-soal uji kompetensi sebetulnya dan jawab 1 soal dalam 1 menit
  4. Jawaban terdiri dari huruf A, B, C, D dan E
  5. Jika ada balasan pilihan 1, 2, 3, dan 4 maka anda disuruh menentukan dengan balasan : A. 1, 2 dan 3 benar B. 1 dan 3 benar C. 2 dan 4 benar D. 4 benar E. Semua balasan benar / Semua balasan salah.
  6. Pray First !

Nah itulah tadi petunjuk menjawab soalnya. Bagaimana apakah anda sudah menyiapkan alat-alat di atas? Jika anda sudah siap kini mari pasang timer atau alarm anda 33 menit dan mulailah berlatih menjawab soal-soal di bawah ini. Tentunya tanpa melihat kunci balasan terlebih dahulu ya. Good luck!

1) Di suatu ruang Unit Gawat Darurat, tiba dua pasien akhir kecelakaan kemudian lintas. Ny. A: berteriak-teriak, perdarahan di kaki kanannya. Tn. B : hanya diam, perdarahan dari kepala. Tidak usang kemudian tiba Tn.C mengeluh nyeri dada semenjak 2 jam yang lalu. Ny. D mengeluh sesak berat dan terlihat gelisah. Tidak usang kemudian tiba An. E berumur 9 bulan dengan keluhan diare dan terlihat ubun-ubun sedikit cekung dan ketika dilakukan tes turgor kembali dalam 2 detik. Sebagai perawat, dari kelima pasien tersebut, prioritas manakah yang harus ditolong lebih dahulu?
a. Ny.A
b. Tn.B
c. Tn.C
d. Ny.D
e. An.E

2) Di suatu ruang UGD rumah sakit, terdapat pasien Tn.B umur 34 tahun mengalami penurunan kesadaran. Tn.B membuka mata sehabis diberi perintah membuka mata. Saat ditanyakan tempat Tn.B kini berada Tn.B tampak bingung. Saat diberi cubitan pada lengan tangan dekstra, Tn.B menarik tangannya menjauhi cubitan. Perawat menilai GCS Tn.B E3V4M4 (somnolent). Berdasarkan kasus diatas, bagaimanakah core competency yang dimiliki perawat tersebut?
a. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal komunikasi
b. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal terampil dalam penilaian klien
c. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal prioritas pengaturan dan berpikir kritis
d. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal pengetahuan perawatan darurat dan keterampilan klinis
e. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal apapun

3) Di suatu ruang UGD, terdapat pasien An.K umur 8 tahun yang mengalami perdarahan pada bab leher yaitu vena jugularis. Perawat yang bertugas pada pasien tersebut tampak melaksanakan pementingan keras pada vena jugularis. Berdasarkan kasus diatas, bagaimanakah core competency yang dimiliki perawat tersebut?
a. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal terampil dalam penilaian klien
b. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal prioritas pengaturan dan berpikir kritis
c. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal pengetahuan perawatan darurat dan keterampilan klinis serta hal prioritas pengaturan dan berpikir kritis
d. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal pengetahuan perawatan darurat dan keterampilan klinis
e. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal komunikasi

4) Di suatu ruang UGD Puskesmas Lepasan, terdapat pasien Tn.R umur 78 tahun dengan diagnosa gastritis. Saat pengkajian pasien dalam keadaan sadar, namun alasannya Tn.R sudah berumur tua, Tn.R kurang mendengar. Perawat yang bertugas pada pasien tersebut berinisiatif untuk memakai stetoskop pada indera pendengaran Tn.R sehingga perawat dan  Tn.R tersebut sanggup berkomunikasi dengan baik. Berdasarkan kasus diatas, bagaimanakah core competency yang dimiliki perawat tersebut?
a. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal komunikasi
b. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal terampil dalam penilaian klien
c. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal prioritas pengaturan dan berpikir kritis
d. Perawat tersebut telah mempunyai core competency dalam hal pengetahuan perawatan darurat dan keterampilan klinis
e. Perawat tersebut tidak mempunyai core competency dalam hal apapun

5) Terdapat kecelakaan bus di sebuah daerah. Tim emergency yang telah berada ditempat melaksanakan triage pada korban kecelakaan tersebut. Pada salah satu korban yang ditangani terdapat korban henti nafas, sehabis dilakukan pengkajian dini dan tindakan chen lift korban masih tidak bernafas, kemudian dilakukan pembukaan jalan nafas, korban masih tidak bernafas. Berdasarkan kasus terseut, warna label apakah yang diberikan pada korban tersebut?
a. Putih
b. Hijau
c. Kuning
d. Merah
e. Hitam

6) Pada ketika melaksanakan pengkajian sirkulasi, perawat hendak melaksanakan pengkajian capillary refill namun ditemukan cat kuku pada korban. Maka apa yang selanjutnya dilakukan oleh perawat?
a. Menghilangkannya dengan alkohol
b. Mengganti pengkajian capillary refill dengan melaksanakan investigasi nadi radialis
c. Tetap melaksanakan pengkajian capillary refill  namun memakai perkiraan
d. Mengganti pengkajian capillary efill dengan melaksanakan investigasi denyut vena jugularis
e. Melewati pengkajian sirkulasi dan melanjutkan pada tahap berikutnya


7) Salah satu kriteria penting untuk mendapat kompresi yang berkualitas pada resusitasi jantung paru ialah frekuensi kompres yang dilakukan setidaknya sebanyak...
a. 100 kali /menit
b. 30 kali/menit
c. 90 kali/menit
d. 100 kali/30 detik
e. 90 kali /30 detik

8) Kapan langkah CPR/RJP ABC masih di perboleh kan ?
a. Pada ketika karam dan henti nafas
b. Pada ketika tersedak
c. Pada klien patah tulang
d. Pada ketika tidur
e. Pada pasien kecelakaan kemudian lintas

9) An. F (3thn) di bawa oleh keluarga ke UGD, dengan riwayat kejang di rumah. Pada ketika di lakukan investigasi An. F mengalami Apnea (henti nafas). Apakah tindakan keperawatan yang sempurna diberikan pada An. F?
a. Resusitasi jantung dan paru (RJP)
b. Mempertahankan jalan nafas
c. Memberikan nafas buatan
d. Memasang infuse
e. Memberikan label triage hitam

10) Ny. X berumur 30 tahun dengan hipoglikemi, masuk ke ruang UGD dalam kondisi penurunan kesadaran. Klien membuka mata dengan cubitan di kelopak mata, dan bisa menepis cubitan tersebut dengan tangan kanannya dan ketika diajak bicara hanya erangan kesakitan yang keluar dari verbal klien. Berapakah skor GCS yang sempurna pada pasien tersebut ?
a. E2V4M5
b. E2V3M4
c. E2V3M5
d. E3V2M5
e. E2V2M5

11) Jenis cairan parenteral yang dipakai dalam melaksanakan resusitasi cairan ialah ?
a. Kristaloid
b. Koloid
c. Darah
d. Cairan gula dan garam
e. Dextrose 10%

12) Tn.B usia 30 tahun tiba di UGD dengan luka gigitan ular. KU lemah, keringat dingin, hipersalivasi, muntah, tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 100 x/menit, bekas luka halus dan bentuk melengkung, sekitar luka melepuh, udema, nyeri, warna kehitaman. Apakah tindakan keperawatan pertama kali yang sempurna untuk dilakukan ?
a. Kumbah lambung
b. Bersihkan jalan nafas dari kotoran
c. Lakukan chocking
d. Berikan cairan
e. Melakukan RJP

13) Tn. D 25 tahun masuk ke UGD dengan Close Fraktur Femur Dekstra Sinistra, klien meringis dan berteriak kesakitan, TD 130/90, N 100 x/menit, kaki kanan dan kiri lebam, nyeri. Tn. D termasuk dalam triage kategori ?
a. Emergent
b. Nonurget
c. Penderita yang sudah meninggal
d. Urgent
e. Unstable

14) An. 18 tahun masuk ke UGD dengan perdarahan di kepala dan perut akhir tauran. An. mengalami penurunan kesadaran, tekanan nadi lemah, TD 90/80. An. hanya mengeluarkan bunyi menggumam ketika di panggil tanpa membuka mata. An. termasuk dalam triage kategori ?
a. Emergent
b. Nonurget
c. Penderita yang sudah meninggal
d. Urgent
e. Unstable

15) Tn. C 34 tahun masuk UGD dengan penurunan kesadaran. Pada investigasi fisik terlihat keadaan pasien TD 80/60 mmHg, nadi : 60x/menit, RR 26 x/menit dan pada ekstremitas terlihat sianosis. Dari investigasi di atas, perawat menemukan tanda-tanda...
a. Hipoglikemi
b. Hiperglikemi
c. Hipoksia
d. Ansietas
e. Apnea

16) An. B 17 tahun masuk UGD dengan riwayat luka bakar, BB pasien 60 Kg, luas luka bakar 40 %, maka kebutuhan cairan  pasien  menurut rumus Baxter pada 8 Jam pertama  adalah?
a. 4000 ml
b. 4800ml
c. 2400 ml
d. 2000 ml
e. 4500 ml

17)  Indikasi pemberian resusitasi cairan ialah pada pasien dengan...
a. Syok kardiogenik
b. Syok neurologi
c. Syok hipovolemik
d. Syok sepsis
e. Syok anafilaktk

18) Untuk memastikan bahwa jalan nafas tidak terganggu. Tindakan yang dilakukan perawat ialah ?
a. Look
b. Listen
c. Feel
d. a, b dan c benar
e. a dan b benar

19) Pengkajian primer yang harus dilakukan dalam triage adalah...
a. Keluhan utama
b. Jalan nafas yang baik
c. Pulsasi nadi
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Jawaban a, b dan c salah

20) Tujuan utama melaksanakan RJP adalah
a. Memberikan oksigen pada otak, pada organ vital lain, pada jantung, hingga datangnya pada suatu pengobatan medic yang tepat
b. Memberikan ventilasi pada pasien apnea
c. Mencegah maut sedini mungkin pada keadaan gawat darurat
d. Jawaban a, b dan c benar
e. Jawaban a, b dan c salah

21) Yang dimaksudkan dengan breathing kepada pertolongan pasien tindakan kegawat daruratan adalah...
a. Memberikan dukungan nafas
b. Memberikan jalan nafas
c. Memasang masker oksigen
d. Memasang endotrakheal tube
e. Memasang kanul oksigen

22) Salah satu indikator keberhasilan resusitasi cairan pada pasien syok ialah jumlah urine sama dengan...
a. 5000cc/24jam
b. 1000cc/24jam
c. 0,5-1cc/24jam
d. 1-3 cc/KgBB/jam
e. 10-15cc/KgBB/jam

23) Tn.A 60 tahun tiba ke ruang UGD dengan keluhan sesak nafas yang ahli disertai keringat dingin, TD : 180/90, nadi 110 x/menit, RR : 40 x/menit. Suara ronchi positif. tindakan yang dilakukan pertama kali oleh perawat secara berdikari adala...
a. Mengatur posisi semi fowler/fowler
b. Memberi posisi trendelenburg
c. Beri posisi tidur datar
d. Beri posisi sim
e. Melatih nafas dalam

24) Jika seorang pasien dengan verbal yang mengalami luka yang berat maka dukungan pernafasan yang diberikan melalui...
a. Mulut ke mulut
b. Mulut ke hidung
c. Bagging
d. RJP
e. Ventilator

25) Suatu cara untuk memilah dan menentukan korban dengan menunjukkan label warna menurut kebutuhan terapi dan sumber daya yang tersedia adalah...
a. Triage
b. Triangle
c. Survey primer
d. Survey sekunder
e. Disaster Victim Investigation

26) Indikasi RJP tidak sanggup dilakukan apabila...
a. Membahayakan penolong
b. Kecelakaan
c. Syok
d. Adanya multi trauma
e. Fraktur terbuka

27) Yang perlu diperhatikan pada ketika mengenali situasi tempat kejadian kegawatdaruratan adalah...
a. Apakah pasien henti nafas atau tidak
b. Apakah pasien henti jantung atau tidak
c. Apakah pasien di tempat berbahaya atau tidak
d. Apakah pasien stress berat atau tidak
e. Apakah pasien masih sanggup bangun atau tidak

28) Seorang pria umur 37 tahun, masuk di UGD dengan riwayat kecelakaan tunggal. Terdapat bekas darah di verbal dan hidung klien, terdengar bunyi ronchi ketika bernafas, terdapat periorbital echimosis dan battle sign. Tanda tanda vital, TD 90/60 mmHg Nadi 115 kali permenit (regular dan lemah) RR 32 kali permenit (irregular). Apakah duduk kasus keperawatan yang utama pada klien tersebut?
a. Pola nafas tidak  efektif
b. Kekurangan volume cairan
c. Risiko kekurangan volume cairan
d. Bersihan jalan nafas tidak efektif
e. Risiko ketidakefektifan perfusi jaringan otak

29) Seorang  pria berusia 30 tahun, dirawat di UGD dengan riwayat jatuh dari sepeda motor tanpa mengenakan helm. Keluar darah dari hidung dan telinga, lebam-lebam  disekitar kelopak mata, kebiruan dibelakang telinga, suhu badan 38,8 ° C, pola pernafasan cheyne-stokes, terjadi penurunan kesadaran. Manakah dari gejala berikut yang mengindikasikan terjadinya fraktur basis cranial?
a. Keluar darah dari hidung dan telinga, pola pernafasan cheyne-stoke, penurunan kesadaran
b. Lebam-lebam disekitar kelopak mata, kebiruan dibelakang telinga, peningkatan suhu tubuh
c. Kenaikan suhu tubuh, pola pernafasan cheyne-stokes, penurunan kesadaran
d. Keluar darah dari hidung dan telinga, lebam-lebam disekitar kelopak mata, kebiruan dibelakang telinga
e. Lebam-lebam disekitar kelopak mata, peningkatan suhu tubuh, pola pernafasan cheyne-stokes, penurunan kesadaran

30) Seorang  pria dengan umur 37 tahun dibawa ke UGD dengan riwayat kurang lebih 20 menit yang kemudian digigit ular. Terlihat bekas taring di luka gigitan, luka terlihat nanah dan warna kulit berkembang menjadi kebiruan. Apakah tindakan pertama dan utama yang paling sempurna anda lakukan?
a. Segera lakukan injeksi Serum Anti Bisa Ular
b. Insisi bekas gigitan dan hisap bisa yang tertinggal
c. Ikat berpengaruh dengan tourniquet kawasan diatas luka dan insisi bekas luka serta hisap bisa yang tertinggal
d. Fiksasi dengan tensocrepe kawasan gigitan dari distal ke proksimal disertai dengan tindakan immobilisasi dan insisi bekas gigitan dan segera hisap bisa yang tertinggal
e. Fiksasi dengan tensocrepe kawasan gigitan dari distal ke proksimal disertai dengan tindakan immobilisasi dan segera lakukan injeksi SABU (Serum Anti Bisa Ular)

31) Seorang wanita berusia 60 tahun dirawat di Rumah sakit dengan keluhan sesak nafas, batuk disertai batuk produktif bercampur darah merah muda. Klien mengeluh sering merasa berdebar-debar dan sulit tidur serta kencing sedikit. Hasil investigasi fisik, tidak terjadi pitting edema, TD 180/100 mmHg, HR 120 kali permenit, Nadi 32 kali permenit, BJ I meningkat, BJ II normal dan irama gallop positif. Manakah dari data-data berikut ini yang mendukung penegakan diagnosis klien tersebut?
a. Pasien menyampaikan sudah 15 tahun menderita hipertensi
b. Pasien menyampaikan pernah menderita penyakit TBC
c. Pasien menyampaikan tidak tahu perihal penyakitnya
d. Pasien menyampaikan pernah operasi watu ginjal
e. Pasien menyampaikan pernah menderita asma

32) Seorang wanita umur 44 tahun dilakukan pemasangan Naso Gatric Tube ( NGT ) dengan indikasi pasien mengalami penurunan kesadaran. Klien ketika ini di rawat di ruang ICU RSU. Langkah pertama perawat mengkaji lubang hidung untuk insersi masuk selang NGT, mengukur panjang selang NGT yang akan dimasukkan kemudian diberi tanda ,selanjutnya perawat  melumasi selang NGT dengan Silokain Jelly, selang dimasukkan ke kerongkongan hingga gaster. Apakah tindakan  selanjutnya yang dilakukan oleh perawat ?
a. Mengetes apakah selang sudah masuk ke gaster dengan mendengarkan udara dengan stetoskop di epigastrik
b. Mengeklem selang NGT untuk dilakukan persiapan pengetesan apakah selang sudah masuk ke gaster
c. Mengaspirasi cairan lambung sehabis selang masuk sesuai garis yang telah diberi tanda sebelumnya
d. Memfixasi selang NGT yang sudah terpasang dengan memakai plester
e. Melepas sarung tangan sehabis tindakan selesai

33) Seorang perempuan  umur 56 tahun, masuk melalui ruang UGD dengan keluhan batuk-batuk berdahak sudah 3 ahad ini. Batuk klien disertai sesak nafas. Hasil observasi terdapat tarikan dinding dada. Hasil investigasi gejala vital didapatkan TD 120/80 mmHg, suhu 38,5 ° C, nadi 88 x/menit, nafas 34 x/menit. Apakah tindakan implementasi yang sempurna untuk kasus diatas ?
a. Kolaborasi dalam pemberian obat
b. Berikan oksigen 2 liter/menit
c. Ajarkan klien batuk efektif
d. Kaji kedalaman pernafasan pasien
e. Monitor gejala vital

Nah itulah tadi 33 pola soal uji kompetensi yang sudah fahrinheit sediakan. Bagaimana apakah anda sudah tamat menjawabnya? Cek kembali balasan anda apakah masih ada yang kosong atau sudah terjawab semua. Jika sudah silahkan beristirahat sebentar kemudian cocokkan balasan anda dengan kunci balasan yang ada di bawah ini:
Kunci Jawaban
  1. B
  2. B
  3. C
  4. A
  5. E
  6. B
  7. A
  8. A
  9. A
  10. B
  11. B
  12. B
  13. D
  14. A
  15. C
  16. B
  17. C
  18. D
  19. B
  20. D
  21. A
  22. D
  23. A
  24. B
  25. A
  26. A
  27. C
  28. D
  29. D
  30. E
  31. A
  32. A
  33. C

Nah itulah tadi pola soal uji kompetensi keperawatan gawat darurat chapter 2. Bagaimana sehabis anda mencocokkan balasan anda dengan kunci balasan di atas? Apakah balasan anda sudah sesuai atau masih banyak balasan anda yang salah? Silahkan berlatih terus menerus menjawab soal uji kompetensi supaya anda terbiasa. Contoh soal-soal lain bisa anda lihat DISINI. Jika ada yang tidak paham atau ada yang bisa kami bantu bisa menghubungi admin fahrinheit melalui kolom komentar atau kontak admin. Demikian artikel kali ini, nantikan terus soal-soal lainnya. Semoga bermanfaat bagi teman-teman sejawat semua.

Contoh Soal Uji Kompetensi Ners Beserta Jawabannya Chapter 1

Contoh Soal Uji Kompetensi Ners - , Hai sobat perawat, pada artikel sebelumnya fahrinheit sudah mengembangkan referensi soal keperawatan medikal bedah. Nah pada kesempatan kali ini fahrinheit akan mengembangkan soal-soal lainnya yakni soal uji kompetensi ners. Dalam mengambil profesi ners tentunya juga harus melalui tahap ujian salah satunya juga uji kompetensi. Untuk soal-soalnya sendiri hampir tidak ada bedanya dengan soal uji kompetensi pada pendidikan vokasi namun hanya ada beberapa perhiasan materi yang tidak didapatkan pada pendidikan vokasional (diploma).

 pada artikel sebelumnya fahrinheit sudah mengembangkan referensi soal keperawatan medikal bedah Contoh Soal Uji Kompetensi Ners Beserta Jawabannya Chapter 1
Untuk soal-soal uji kompetensi ners kali ini ada 90 soal dan akan dibagi menjadi 2 chapter dengan masing-masing 45 soal. Hal ini untuk memudahkan kalian dalam berlatih nantinya biar tidak pusing kalau terlalu banyak menjawab soal nantinya lantaran 45 soal pun sebetulnya sudah cukup menciptakan pusing bukan? Selain soal-soal, nantinya juga akan disediakan kunci tanggapan di simpulan artikel sebagai penilaian apakah tanggapan anda sudah sesuai atau belum. Untuk soal uji kompetensi ners chapter 2 sanggup anda lihat dengan mengklik tombol di bawah ini :

Sama menyerupai soal-soal sebelumnya dalam menjawab soal nantinya anda harus menyiapkan selembar kertas untuk menulis tanggapan dan pasang timer selama 45 menit lantaran diusahakan untuk menjawab soal-soal dengan kritis (1 soal 1 menit). Baiklah eksklusif saja berikut ini referensi soal-soal uji kompetensi ners :

1. Seorang pasien laki-laki berumur 30 tahun, tiba ke ruang gawat darurat lantaran kecelakaan kemudian lintas. Pasien mengeluh nyeri dan sakit pada tulang tibia, gejala vital dalam batas
normal. Pasien merasa takut, kesal, kecewa dan murka terhadap kondisinya ketika ini.
Masalah kesehatan yang dialami pasien di atas disebut?
a. Gangguan fisik
b. Gangguan emosional
c. Gangguan spiritual
d. Gangguan jiwa
e. Gangguan kekerabatan sosial

2. Seorang laki-laki berumur 29 tahun mengalami fraktur tulang tibia dan sudah dirawat selama 2 minggu. Selama masa perawatan pasien sering kesal dan marah-marah lantaran sakitnya belum sembuh juga, bahkan pasien menyampaikan merasa terganggu lantaran mulai mendengar suara-suara yang tidak ada sumbernya.
Dari kasus di atas diketahui pasien mengalami gangguan?
a. Fisik
b. Emosional
c. Mental organik
d. Spiritual
e. Jiwa

3. Seorang pasien perempuan usia 25 tahun dibawa oleh keluarganya ke Poli Psikiatri lantaran sudah 2 ahad tidak mau mandi, tubuh lusuh dan bau, tidak mau makan bila makan
berantakan, BAB dan BAK sembarangan, investigasi fisik dalam batas normal.
Diagnosa keperawatan utama yang sempurna pada kasus di atas adalah?
a. Defisit perawatan diri
b. Gangguan gambaran tubuh
c. Harga diri rendah
d. Gangguan personal higiene
e. Gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi

4. Seorang perempuan umur 23 tahun gres saja melahirkan anak pertamanya 1 ahad yang lalu. Pasien tiba ke Poli KIA untuk berkonsultasi lantaran berencana akan memakai alat KB suntik tapi belum pernah sama sekali menggunakannya. Pasien menyampaikan masih memperlihatkan ASI pada bayinya.
Apakah yang paling utama disampaikan kepada pasien mengenai KB suntik tersebut?
a. Efektifitas mencegah kehamilan
b. Keuntungan suntik KB
c. Kerugian Suntik KB
d. Kontraindikasi Suntik KB
e. Efek samping metode suntik

5. Seorang perempuan berumur 40 tahun mempunyai 3 orang anak tiba ke kemudahan kesehatan
untuk KB. Sebelumnya, pasien memakai alat kontrasepsi pil, suntik, dan kondom.
Pasien mengaku takut untuk memakai IUD. Tapi sehabis berbicara dengan
tetangganya dua hari yang lalu, pasien jadi berencana untuk memakai kontrasepsi
IUD. Hasil investigasi fisik dalam batas normal.
Diagnosa keperawatan yang paling sempurna pada pasien di atas adalah?
a. Kurang pengetahuan
b. Rencana Pemasangan IUD
c. Cemas
d. Gangguan Rasa nyaman
e. Gangguan pola seksual

6. Seorang perempuan berusia 24 tahun hamil G1P0A0 kurang lebih 20 ahad tiba ke
Puskesmas dengan keluhan sering merasa pusing, cepat letih dan pusing terutama sehabis melaksanakan aktifitas sering terasa mual dan mata berkunang-kunang semenjak 2 hari yang lalu. Dari hasil investigasi diketahui tekanan darah 90/60 mmHg, RR 23x/m, konjungtiva pucat. Pemeriksaan laboratorium memperlihatkan Hb 9gr%.
Diagnosa keperawatan yang sempurna pada kasus di atas adalah?
a. Gangguan rasa nyaman
b. Gangguan aktifitas
c. Nyeri
d. Anemia
e. Gangguan sistem penglihatan`

7. Seorang perempuan berusia 22 tahun hamil G1P0A0 sekitar 12 ahad tiba ke
ruang gawat darurat lantaran mual dan muntah hampir 6 kali sehari, tidak mau
makan, nyeri pada epigastrium, pusing dan cepat letih. Dari hasil investigasi fisik didapatkan
turgor kulit berkurang, mata cekung, nafas berbau aseton. Dari hasil pemeriksaan
laboratorium ditemukan aseton dalam urin positif.
Apakah diagnosa keperawatan yang sempurna pada kasus di atas?
a. Gangguan rasa nyaman nyeri
b. Gangguan pemenuhan nutrisi
c. Gangguan istirahat dan tidur
d. Gangguan pemenuhan cairan dan elektrolit
e. Gangguan pola aktifitas

8. An. , berumur 2 tahun dibawa orangtuanya ke Poli Anak lantaran mengalami BAB 3-4 x sehari, konsistensi cair, dan ada darah berwarna merah marun. Anak terlihat rewel, lesu, dan suhu tubuh 38C, pada investigasi turgor kulit kembali lambat >2detik.
Diagnosa medis yang sempurna pada pasien tersebut adalah?
a. Diare
b. Disentri
c. Demam berdarah
d. Influenza
e. Dehidrasi

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan perihal Resusitasi Cairan

9. Tn. H, 45 tahun dirawat di rumah sakit dengan keluhan mual, muntah semenjak 3 hari lalu. Klien menyampaikan nyeri ulu hati, dan terlihat warna sklera dan kulit berwarna kuning. Dari hasil investigasi fisik ada pembesaran hati dan nyeri tekan pada area hati. Dari data tersebut pasien didiagnosa hepatitis.
Pemeriksaan Lab untuk menunjang diagnosa pada kasus diatas adalah?
a. Hb
b. Bilirubin
c. SGPT dan SGOT
d. LED
e. Dehidrasi

10. Ny. C usia 34 tahun, tiba ke Puskesmas dengan keluhan demam, menggigil, kepala pusing, dan mual, yang sudah dirasakan selama 1 ahad ini. Ny.C terlihat pucat dan lemas, suhu badan, 38,5C, Td: 100/70mmHg, RR: 24x/i, nadi: 78x/m.
Masalah keperawatan utama pada kasus diatas adalah?
a. Hipertermi
b. Intoleransi aktivitas
c. Anoreksia
d. Gangguan nutrisi
e. Gangguan intake output cairan

11. Ny. M penderita DM tipe 2 usia 47 tahun sudah 5 hari dirawat di ruang penyakit dalam dengan luka gangren pada kepingan ekstremitas kanan bawah tempat dorsal pedi. Rencananya pasien akan dilakukan tindakan perawatan luka. Tanda vital dalam batas normal. Pada perawatan luka dilakukan pelepasan balutan luka/verban.
Apakah tindakan selanjutnya yang akan dilakukan kalau sesuai dengan SOP ?
a. Memakai handscoon
b. Melepaskan plester
c. Melakukan nekrotomi pada jaringan nekrosis
d. Membersihkan luka
e. Membalut kembali luka dengan rapi

12. Tn. B berumur 38 tahun dirawat di ruang ICU sudah 1 ahad dengan diagnosa medis meningitis. Pada pagi hari perawat akan melaksanakan perawatan personal hygiene kepada pasien. Sebelum melaksanakan tindakan perawat melaksanakan komunikasi terlebih dahulu
Apakah faktor penting yang harus dilakukan perawat dalam sopan santun pelaksanaan asuhan keperawatan di atas?
a. Memasang sampiran
b. Salam pembuka dan menjelaskan tindakan yang akan dilakukan
c. Melakukan tindakan sesuai dengan SOP
d. Inform concernt yang disetujui oleh keluarga klien
e. Menjaga privacy klien

13. Seorang laki-laki berusia 30 tahun tiba ke ruang gawat darurat dengan keluhan susah BAK sudah 5 jam. Keluhan dirasakan secara tiba-tiba, tidak ada riwayat sebelumnya. Tanda vital dalam batas normal dan nyeri tekan pada tempat suprapubik. Ekspresi wajah tampak kesakitan.
Apakah Pemeriksaan penunjang utama yang harus dikolaborasikan pada kasus diatas ?
a. Speciment Darah
b. Speciment Urine
c. Foto rontgen
d. USG abdomen
e. MRI

14. Seorang perempuan usia 35 tahun dirawat dirawat di RS dengan keluhan nyeri pada daerah
visika urinaria, nyeri ketika buang air kecil, BAK tidak lancar, merasa tidak puas sehabis BAK, ekspresi tampak meringis kesakitan, Hasil USG abdomen dinyatakan terdapat kerikil didaerah vesika urinaria
Diagnosa keperawatan yang utama pada kasus di atas adalah?
a. Nyeri berafiliasi ketidakmampuan melaksanakan menajemen nyeri
b. Infeksi berafiliasi penurunan daya tahan tubuh
c. Obstruksi berafiliasi dengan diet yang tidak efektif
d. Gangguan eliminasi urin berafiliasi kegagalan ginjal kronis
e. Gangguan pola eliminasi urin berafiliasi dengan adanya obstruksi

15. Seorang laki-laki umur 69 tahun dirawat dengan BPH. Pasien menyampaikan sering BAK,  abdomen tegang, urin terus menetes sehabis berkemih. Keadaan umum nampak lemah, TD : 110/80 mmHg, T:36,5°C, N: 80 x/m, RR:24x/m.
Apakah dilema keperawatan utama yang muncul pada kasus di atas?
a. Nyeri
b. Disfungsi seksual
c. Gangguan eliminasi BAK
d. Perubahan nutrisi
e. Resiko tinggi infeksi

16. Seorang laki-laki umur 55 tahun tiba ke UGD dengan keluhan tubuh lemas semenjak 2 hari yang lalu. Hasil pengkajian : terdapat penurunan berat badan, nafsu makan meningkat, sering merasa haus dan sering kencing pada malam hari, T:38°C, N:60 x/m, mukosa verbal terlihat kering, turgor kulit : kembali dalam waktu 5 detik, Gula Darah Sewaktu 180 mg/dl.
Apakah diagnosa keperawatan paling utama utama pada pasien di atas?
a. Nyeri akut
b. Intoleransi aktivitas
c. Kerusakan intergritas kulit
d. Gangguan istirahat dan tidur
e. Gangguan volume cairan tubuh

17. Seorang laki-laki, usia 50 tahun, sudah 2 hari dirawat di RS mengalami sirosis hepatis. Keluhan yang dirasakan pasien yaitu perut kepingan kanan atas terasa penuh, sesak nafas, diare, penurunan nafsu makan, mual dan muntah. Hasil lab, SGOT: 300 u/L, SGPT : 200 u/L. Tekanan darah 130/80 mmHg, nadi 60 kali permenit, suhu 37,5.C, pernafasan 28 kali permenit.
Apakah diagnosa utama pada pasien di atas?
a. Nyeri akut
b. Gangguan nutrisi
c. Defisit volume cairan
d. Gangguan pola nafas
e. Gangguan integritas kulit

18. Seorang perempuan, berumur 30 tahun, tiba ke UGD dengan keluhan sesak nafas semenjak tadi malam. Tekanan Darah: 130/80 mmHg, Nadi: 110 x/menit, pernafasan: 28 x/m, suhu: 36 ° C, terdapat bunyi wheezing. Gejala ini muncul lantaran udara yang sangat dingin.
Apakah dilema keperawatan prioritas pada kasus tersebut?
a. Hipertermi
b. Intoleransi aktivitas
c. Defisit volume cairan
d. Gangguan pola nafas
e. Jalan nafas tidak efektif

19. Seorang laki-laki, berumur 55 tahun, tiba ke UGD dengan keluhan semenjak 1 ahad ini, kedua kaki bengkak, terasa nyeri bila digerakkan, sering terjadi pada pagi hari, nyeri terjadi di sendi lutut dan ibu jari berwarna kemerahan. Klien mempunyai kebiasaan makan melinjo. Ekspresi wajah meringis ketika digerakkan. Skala nyeri 6. TD 140/80 mmHg, Nadi 84 x/m, RR 16 x/m.
Apakah data yang bisa melengkapi pengkajian nyeri pada kasus tersebut?
a. Time
b. Region
c. Severity
d. Qualitatif
e. Provokatif / paliatif

20. Seorang wanita, usia 40 tahun di bawa ke IGD lantaran nyeri dada selama 10 menit sehabis melaksanakan olah raga voly. Oleh dokter, klien disarankan untuk istirahat. Tekanan darah 140/80 mmHg, Nadi 96 kali permenit, suhu 36 .C, pernafasan 28 kali permenit.
Apakah tindakan yang sempurna untuk pasien tersebut?
a. Memasang EKG
b. Memberikan oksigen
c. Kolaborasi derma analgetik
d. Menganjurkan untuk nafas dalam
e. Menganjurkan untuk tirah baring

21. Bayi laki-laki usia 8 bulan dibawa oleh ibunya ke Puskesmas untuk melaksanakan imunisasi. Pada investigasi didapatkan hasil yaitu berat tubuh 9 kg, suhu tubuh 36,8ºC, pernafasan 20x/menit, sebelumnya telah mendapat imunisasi BCG, DPT I dan Polio 2.
Imunisasi apa yang kini harus diberikan pada bayi tersebut?
a. DPT II Polio III
b. DPT II Polio II
c. DPT II Polio IV
d. DPT III Polio III
e. DPT III Polio IV

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan Anak

22. Anak perempuan umur 1 tahun, dibawa oleh orangtuanya ke RS lantaran mengalami pembesaran kepala semenjak 1 bulan yang lalu, kemudian perawat melaksanakan investigasi fisik, didapatkan hasil: lingkar kepala 59 cm, berat tubuh 8 kg, tinggi tubuh 72 cm, terdapat sunset sign, belum bisa berjalan, aktifitas fisik hanya di tempat tidur atau digendong oleh orangtuanya.
Apa dilema keperawatan utama pada kasus diatas?
a. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan
b. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuhan
c. Resiko tinggi gangguan integritas kulit
d. Resiko gangguan cairan dan elektrolit
e. Kurangnya pengetahuan orangtua

23. Seorang anak laki-laki yang berusia 11 bulan dibawa oleh ibunya ke Poli Thalasemia dengan keluhan gampang sakit, wajah yang pucat, sklera anemis. Hasil investigasi laboratorium 3 gr/dl, diagnosa medis Thalasemia
Apakah implementasi utama yang dilakukan?
a. Memberikan cairan infus
b. Memberikan transfusi darah
c. Memberikan nutrisi yang adekuat
d. Memberikan warta yang benar
e. Memberikan Penyuluhan kesehatan perihal penyakit Thalasemia.

24. Bayi gres lahir akan mengeluarkan tinja pertamanya (mekonium) dalam 24 jam pertama, namun pada bayi yang menderita penyakit Hisprung (akibat dari kelumpuhan usus besar dalam menjalankan fungsinya), maka tinja tidak sanggup keluar, tinja akan keluar terlambat atau bahkan tidak sanggup keluar sama sekali. Selain itu perut bayi juga akan terlihat menggembung, disertai muntah. Jika dibiarkan lebih lama, berat tubuh bayi tidak akan bertambah dan akan terjadi gangguan pertumbuhan..
Apakah tindakan bedah sementara pada Bayi tesebut ?
a. Kolostomi
b. Colok dubur
c. Atresia ani
d. Operasi besar
e. Laparatomi

25. An. C laki-laki, berumur 2 tahun mengalami diare semenjak 2 hari yang lalu, dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kehilangan cairan tubuh dengan penurunan kesadaran.
Apa penyebab utama penurunan kesadaran pada An.C tersebut?
a. Hipoperfusi jaringan serebral lantaran penurunan volume vaskuler
b. Penurunan fungsi hemodinamik dan kelelahan jantung
c. Penekanan pada sentra vital dan kesadaran di otak
d. Mekanisme diuresis pada kerusakan jaringan ginjal
e. Kondisi dehidrasi

26. Seorang perempuan berusia 22 tahun berobat ke dokter 3 bulan sehabis menemukan sebuah benjolan pada kuadran lateral bawah mammae dextra. Pemeriksaan fisik memperlihatkan massa berdiameter 2 cm, berbentuk oval, padat, halus, dan kendaraan beroda empat pada mamae tersebut. Tidak ditemukan pembesaran kelenjar getah bening axilla. Tanda-tanda vital dalam batas normal.
Berdasarkan data di atas, apakah diagnosa medis yang sanggup ditegakkan pada pasien
tersebut?
a. Nekrosis lemak
b. Fibroadenomama
c. Kelainan fibrokistik mammae
d. Karsinoma intraduktal
e. Papilloma intraduktal

27. Seorang bayi perempuan berusia 8 bulan dibawa ibunya berobat ke poliklinik anak dengan keluhan semenjak 2 ahad terakhir bayi BAB 4 – 5 x/hari dengan keluaran sisa masakan yang belum tercerna dengan baik. Ibu bekerja sebagai guru, memperlihatkan ASI 1 x selama bekerja dan 3-4 kali sepulang bekerja. Sehari-hari bayi diurus oleh neneknya dengan pengaturan makan derma bubur susu 3x/hari dan sari jeruk peras 2 x/hari, susu buatan 3x/hari.
Apakah ajuan yang paling sempurna saudara berikan pada ibu bayi?
a. Pemberian bubur susu dihentikan
b. Pemberian sari jeruk peras dihentikan
c. Pemberian susu buatan dihentikan
d. Pemberian asi dilanjutkan dengan frekuensi ditambah
e. Pemberian asi tidak boleh lantaran tidak efektif

28. Seorang pria, usia 25 tahun, tiba ke puskesmas dengan keluhan sudah 8 hari demam, mula-mula panas tidak tinggi, makin usang demam makin tinggi terutama pada sore dan malam hari , 3 hari pertama panas disertai mencret. Pasien sudah berobat ke klinik mendapat ampicillin dan paracetamol tapi tidak membaik. Pemeriksaan fisik ditemukan tubuh teraba panas, konjungtiva pucat, pasien tampak apatis. Tanda-tanda vital : TD 130/80 mmHg, RR 24 x/menit, nadi 92x/menit, suhu 39°C
Apakah diagnosia medis yang sempurna menurut kasus di atas?
a. Demam berdarah dengue
b. TB paru
c. Typhoid
d. Hepatitis
e. Gastroenteritis

29. Seorang perempuan, usia 33 tahun tiba ke puskesmas dengan keluhan sudah 3 hari mengalami keputihan, terasa gatal dan berbau. Pada investigasi inspekulo vagina tampak kemerahan dan ada keputihan. Diagnosa medis dinyatakan infeksi jamur, biar efektif pasien diberikan abothyl melalui vagina.
Apakah penyuluhan utama disampaikan pada pasien ?
a. Obat harus digunakan hingga habis
b. Tidak melaksanakan kekerabatan seksual selama pengobatan
c. Suami diprogramkan untuk berobat
d. Menggunakan pakaian dalam yang kering
e. Membersihkan vagina dengan memakai larutan betadin

30. Seorang perempuan, usia 33 tahun tiba ke puskesmas dengan keluhan sudah 3 hari mengalami keputihan, terasa gatal dan berbau. Pada investigasi inspekulo vagina tampak kemerahan dan ada keputihan. Diagnosa medis dinyatakan infeksi jamur, biar efektif pasien diberikan abothyl melalui vagina.
Bagaimanakah cara derma obat yang efektif digunakan untuk pasien?
a. Oral
b. Topikal
c. Intra muskuler
d. Suppositoria
e. Intra vena

31. Saat dinas malam jam 03.00 wib diruang IGD perawat sedang sibuk memasang infus klien kehilangan cairan tubuh berat dan memperlihatkan injeksi Sulfas atropine tiap 15 menit kepada klien keracunan pestisida. Saat bersamaan tiba klien Ca mammae kesakitan dan klien serangan jantung. Perawat harus meilih klien manakah tenaga dan pikirannya difokuskan
Termasuk dilema etik yang bagaimanakah hal ini?
a. Paternalism.
b. Deception
c. Confidentiality
d. Allocation of Scarce Nursing resources
e. informed consent

32. Seorang ibu yang memerlukan biaya untuk pengobatan progresif bagi bayinya yang lahir tanpa otak dan secara medis dinyatakan tidak akan pernah menikmati kehidupan senang yang paling sederhana sekalipun. Di sini terlihat adanya kebutuhan untuk tetap menghargai otonomi si ibu akan pilihan pengobatan bayinya, tetapi dilain pihak masyarakat beropini akan lebih adil bila pengobatan diberikan kepada bayi yang masih memungkinkan mempunyai keinginan hidup yang besar
Merupakan kasus apakah hal tersebut?
a. Masalah etik
b. Dilema etik
c. Nilai-nilai moral
d. Prinsip moral
e. Prinsip bioetik

33. Seorang perawat yang mendapati sobat kerjanya memakai narkotika. ia akan menyampaikan hal ini secara terbuka atau diam, lantaran diancam akan dibuka belakang layar yang dimilikinya bila melaporkan hal tersebut pada orang lain.
Berada dalam dilema etik manakah perawat dalam kasus ini?
a. Kebebasan Melawan Penanganan dan Pencegahan Bahaya
b. Berkata secara jujur melawan berkata bohong
c. Kuantitas Melawan Kuantitas Hidup
d. Keinginan terhadap pengetahuan yang bertentangan dengan falsafah agama,
politik, ekonomi dan ideologi
e. Terapi ilmiah konvensional melawan terapi tidak ilmiah dan coba-coba

34. Seorang perempuan berusia 30 tahun meminta perawat untuk melepas semua selang yang dipasang pada anaknya yang berusia 14 tahun, yang telah koma selama 8 hari. Perawat menghadapi permasalahan perihal posisi apakah yang dimilikinya dalam memilih keputusan secara moral.
Berada dalam msalah etik manakah perawat dalam kasus ini?
a. Kebebasan Melawan Penanganan dan Pencegahan Bahaya
b. Berkata secara jujur melawan berkata bohong
c. Kuantitas Melawan Kuantitas Hidup
d. Keinginan terhadap pengetahuan yang bertentangan dengan falsafah agama, politik, ekonomi dan ideologi
e. Terapi ilmiah konvensional melawan terapi tidak ilmiah dan coba-coba

35. Seorang perempuan melahirkan anak pertama perempuan di RSIA, satu jam yang lalu, BB 3000 gram, PB 50 cm. Plasenta lahir impulsif lengkap. Hasil pengkajian KU ibu baik, TD: 110/70 mmHg, nadi : 76 x / mnt, kontraksi teraba keras, TFU 2 jari di bawah pusat. Klien mengeluh perut mules, perdarahan pervaginam berwarna merah dan nyeri pada luka jahitan.Ia merasa cemas dengan keadaannya
Apakah penyebab kecemasan pada pasien tersebut?
a. Perdarahan pervaginam
b. Perut mules
c. TFU 2 jari dibawah pusat
d. Nyeri pada luka jahitan
e. Kontraksi teraba keras

36. Nn. G 20 tahun dirawat di rumah sakit jiwa dengan keluhan utama klien suka berteriak-teriak, marah-marah dengan alasannya yaitu tidak jelas, kemudian menangis, pernah mencoba bunuh diri. Klien terlihat membisu dengan pandangan mata kosong, kalau disapa menatap dengan sinis penuh dendam. Menurut keuarga terjadi kira-kira 1 bulan sehabis ditinggalkan oleh tunangannya.
Termasuk jenis depresi apakah yang sempurna pada klien diatas?
a. Depresi neurotik
b. Exhaustion depression
c. Depresi endogenik
d. Depresi somatogenik
e. Depresi simptomatik

37. Seorang pasien akan pulang hari ini, dan sedang menunggu dokumentasi dan obat yang akan dibawa pulang. Perawat menelepon kebagian farmasi, ternyata belum siap, perawat menyampaikan tolong didahulukan lantaran untuk pasien yang akan dipulang kan. Staf farmasi menyampaikan tidak bisa menyerupai itu tetap harus menunggu giliran.
Dalam penyelesaian manajaemen konflik, tahap manakah terlebih dahulu yang akan dilakukan untuk menuntaskan dilema diatas?
a. Pengkajian
b. Rumusan masalah
c. Intervensi
d. Pelaksanaan
e. Evaluasi

38. Nn. G 20 tahun dirawat di rumah sakit jiwa dengan keluhan utama klien suka berteriak-teriak, marah-marah dengan alasannya yaitu tidak jelas, kemudian menangis, pernah mencoba bunuh diri. Klien terlihat membisu dengan pandangan mata kosong, kalau disapa menatap dengan sinis penuh dendam. Menurut keuarga terjadi kira-kira 1 bulan sehabis ditinggalkan oleh tunangannya.
Apakah jenis terapi yang sempurna pada kasus diatas?
a. Terapi obat penenang
b. Terapi fisik
c. Syok terapy
d. Terapi psikologik
e. Terapi musik

39. Ny. K 35 tahun post partum mengalami perdarahan akhir atonia uteri, klien terlihat keringat dingin, lemas, pusing, dan menggigil, TD : 90/60 mmHg, N : 100 x/m, T : 37,8C, RR : 26x/I, Hb : 6gr%
Apakah prioritas dilema keperawatan dari kasus diatas?
a. Hipotermi
b. Resti terjadinya kejang
c. Syok
d. Anemia
e. Intoleransi aktivitas

40. Ny. K 35 tahun post partum mengalami perdarahan akhir atonia uteri, klien terlihat keringat dingin, lemas, pusing, dan menggigil, TD : 90/60 mmHg, N : 100 x/m, T : 37,8C, RR : 26 x/m, Hb : 6gr%
Apakah pnanganan utama pada kasus diatas ?
a. Penanganan syok
b. Siapkan transfusi
c. Berikan oksitoksin 10 unit
d. Periksa adanya robekan jalan lahir
e. Lakukan kateterisasi

41. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0, hamil 25 minggu, dirawat di R dengan perdarahan. Keluhan perut terasa mulas. Hasil investigasi Tanda vital dalam batas
normal
Apakah implementasi keperawatan yang paling utama pada kasus diatas?
a. Anjurkan Diet TKTP
b. Pendidikan kesehatan perihal persiapan menyusui
c. Kolaborasi derma volume cairan
d. Anjurkan bedres total
e. Anjurkan miring ke kanan-kiri setiap 2 jam

42. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0, hamil 36 minggu, dirawat di rumah sakit dengan diagnosa medis preeklamsi. Keluhan kaki bengkak. Hasil pemeriksaan: TD 150/90 mmHg, N 90x/m, kepala janin sudah masuk PAP, kaki edema dan terdapat varises, berat tubuh bertambah 28 kg, urin protein positif.
Apakah implementasi keperawatan yang paling utama pada kasus diatas?
a. Anjurkan Diet TKTP
b. Penkes persiapan menyusui
c. Kolaborasi derma volume cairan
d. Anjurkan tidur miring ke sebelah kiri
e. Kurangnya asupan nutrisi yang mengandung protein

43. Seorang perempuan berusia 25 tahun G1P0A0, hamil 36 minggu, tiba ke poliklinik kebidanan untuk menyelidiki kehamilan. Keluhan kaki bengkak. Hasil investigasi : TD 130/80 mmHg, N 90 x/m, kepala janin sudah masuk PAP, kaki edema dan terdapat varises, berat tubuh bertambah 28 kg, urin protein positif.
Apakah dilema keperawatan yang paling utama pada kasus diatas?
a. Bertambahnya ukuran janin
b. Bertambahnya usia kehamilan
c. Risiko terjadi eklamsi
d. Tahanan vaskuler pemikiran balik vena di tungkai
e. Kurangnya asupan nutrisi yang mengandung protein

44. Seorang perempuan hamil berusia 24 tahun, tiba ke UGD Puskesmas dengan keluhan sesak napas sudah 5 menit dan batuk sambil memegangi leher. Pasien tersedak biji bakso 3 menit yang lalu. Warna bibir kebiruan, tekanan darah: 120/80 mmHg, N : 80 x/m, RR : 32 x/m, T : 36,5C.
Apakah yang harus segera dilakukan pada pasien tersebut?
a. Melakukan abdominal trust
b. Melakukan back blow
c. Memasang oropharingeal airway
d. Melakukan hemlich manuver
e. Melakukan jaw trust manuver

Baca Juga : Contoh Soal Uji Kompetensi Keperawatan perihal Choking

45. Seorang Laki-laki umur 25 tahun dirawat di RS dengan keluhan perut terasa kembung sudah 2 minggu, tidak nafsu makan, mual, muntah dan pasien juga merasa lemas. Hasil pengkajian : sclera dan kulit tampak kuning, Suhu: 39°C .
Apa investigasi laboratorium yang sempurna dilakukan untuk menegakkan dilema pada
klien tersebut?
a. Urine rutin
b. Kolesterol
c. Hemoglobin
d. Enzim hati
e. Kadar albumin

Nah itulah tadi 45 soal uji kompetensi keperawatan ners. Sudah cukup pusing atau belum? Sekarang mari kita cocokkan tanggapan dengan kunci jawabannya apakah sudah sesuai atau belum. Berikut di bawah ini kunci jawabannya :

Kunci Jawaban :
  1. B
  2. C
  3. A
  4. B
  5. A
  6. B
  7. D
  8. B
  9. C
  10. A
  11. D
  12. B
  13. B
  14. E
  15. C
  16. E
  17. D
  18. E
  19. D
  20. E
  21. A
  22. A
  23. B
  24. A
  25. A
  26. B
  27. B
  28. C
  29. D
  30. B
  31. D
  32. B
  33. B
  34. C
  35. A
  36. B
  37. E
  38. D
  39. C
  40. A
  41. C
  42. D
  43. C
  44. B
  45. D

Bagaimana sehabis mencocokkan tanggapan anda dengan kunci tanggapan di atas? Apakah sudah sesuai atau masih banyak yang belum sesuai? Jika banyak yang belum sesuai anda sanggup mempelajarinya pada kepingan apa saja yang belum sempurna atau bertanya pada kolom komentar di bawah ini. Untuk soal chapter kedua nanti akan admin publish sehabis artikel ini. Demikian artikel kali ini, semoga bermanfaat.